SUARABANDUNGBARAT - Onani atau masturbasi adalah cara alami bagi banyak orang untuk melepaskan hasrat seksual.
Namun, ketika dilakukan terlalu sering, hal ini bisa memberikan dampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental seseorang.
Dokter Saddam Ismail memberikan penjelasan tentang bahaya mengeluarkan sperma setiap hari dalam tayangan Youtube nya.
Tanda-tanda Kecanduan Onani
Dokter Saddam Ismail menekankan bahwa ada tanda-tanda yang mengindikasikan seseorang mungkin sudah kecanduan onani. Beberapa tanda tersebut meliputi:
1. Menghabiskan banyak waktu untuk onani.
2. Selalu memikirkan untuk melakukan onani.
3. Onani sebagai cara untuk melepaskan pikiran negatif.
4. Merasa bersalah setelah melakukan onani.
5. Menyukai onani lebih dari berhubungan intim dengan pasangan.
6. Memilih onani daripada beraktivitas sosial.
Jika seseorang mengalami beberapa atau semua dari tanda-tanda ini, maka kemungkinan besar mereka telah kecanduan onani. Hal ini membutuhkan koreksi dan perhatian serius.
Dampak Kesehatan dari Onani Berlebihan
1. Cedera pada Penis
Onani berlebihan bisa menyebabkan cedera pada penis, mulai dari lecet hingga iritasi dan radang. Bahkan, hal ini dapat meningkatkan risiko terkena penyakit Peyronie, di mana penis mengalami deformasi.
2. Gangguan Kehidupan Sosial
Kecanduan onani dapat mengganggu kehidupan sosial seseorang. Mereka mungkin memilih onani daripada berinteraksi sosial atau menghabiskan waktu dengan teman-teman dan keluarga.
3. Gangguan dalam Pekerjaan
Orang yang kecanduan onani dapat mengalami gangguan dalam pekerjaan. Mereka mungkin terlambat atau tidak bisa fokus pada tugas-tugasnya karena terobsesi dengan kegiatan ini.
4. Ketidakpuasan terhadap Pasangan
Terlalu sering terlibat dalam onani dan konsumsi konten porno dapat menyebabkan seseorang tidak puas dengan pasangannya. Mereka mungkin berharap pasangannya untuk meniru adegan-adegan yang mereka lihat dalam film dewasa.
5. Malu dan Bersalah Berlebihan
Kecanduan onani juga dapat memicu perasaan malu dan bersalah yang berlebihan. Orang tersebut mungkin merasa terbebani oleh kegiatan ini dan berusaha untuk merahasiakannya.
6. Fantasi Seksual yang Tak Terkendali
Onani berlebihan dapat memicu munculnya fantasi seksual yang tak terkendali dan terus-menerus. Hal ini dapat mengganggu pikiran dan perilaku sehari-hari.
7. Depresi dan Kecemasan
Meskipun onani dapat menjadi cara seseorang melepaskan kecemasan atau depresi sesaat, kecanduan onani justru dapat memperburuk kondisi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Geger Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sadari 5 Perubahan Perilaku Anak Korban Kekerasan
-
Profil Lo Kheng Hong, Warren Buffet-nya Indonesia yang Mendadak Jual Saham Salim Grup
-
20 Kode Redeem FF Terbaru 25 April 2026: Klaim Bundle Gintama dan Diamond, Dijamin Anti Zonk
-
Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia
-
Martabak HAR vs Terang Bulan di Palembang: 7 Alasan Duel Kuliner Malam Ini Tak Pernah Mati
-
AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan