SUARABANDUNGBARAT - Stroke, penyakit yang serius dan berpotensi mematikan, dapat memengaruhi siapa saja, tidak terbatas pada usia tertentu.
Banyak yang mengira bahwa hanya orang tua yang rentan terkena stroke, tetapi kenyataannya, orang muda juga dapat mengalami stroke.
Dokter Saddam Ismail, melalui saluran YouTube-nya, telah mengungkapkan beberapa tanda dan faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena stroke.
1. Gula Darah Tinggi
Kadar gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol dalam jangka waktu yang lama dapat merusak pembuluh darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko stroke. Penting bagi penderita diabetes untuk memantau dan mengontrol kadar gula darah mereka dengan teratur, bahkan jika tidak ada gejala yang muncul.
2. Stres
Stres adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, tetapi stres yang berkepanjangan dan tidak diatasi dapat berkontribusi pada stroke. Mengelola stres melalui aktivitas positif seperti olahraga, bersosialisasi, atau berbicara dengan teman-teman dapat membantu menurunkan risiko.
3. Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol adalah faktor risiko utama untuk stroke. Pembuluh darah yang rusak akibat tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah di otak. Penting untuk memantau tekanan darah secara teratur dan mengikuti pengobatan yang diresepkan oleh dokter.
4. Kolesterol Tinggi
Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah, khususnya kolesterol jahat (LDL), adalah faktor risiko untuk penyakit jantung dan stroke. Mengadopsi gaya hidup sehat dengan pola makan yang baik dan olahraga dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol.
5. Merokok
Merokok adalah faktor risiko terkemuka untuk berbagai penyakit termasuk stroke. Menghentikan kebiasaan merokok adalah langkah paling efektif untuk menurunkan risiko stroke. Bahkan jika Anda merasa sehat, merokok akan merusak pembuluh darah Anda seiring waktu.
6. Kurang Berolahraga
Baca Juga: 5 Perubahan yang Terjadi pada Wanita Usai Malam Pertama dengan Sang Suami Kata Dokter Saddam Ismail
Kurangnya aktivitas fisik adalah faktor risiko lainnya. Olahraga teratur dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung, menjaga berat badan yang sehat, dan mengurangi risiko stroke.
7. Mengabaikan "Mini Stroke" (Transient Ischemic Attack - TIA)
Jika Anda pernah mengalami TIA atau sering disebut sebagai "mini stroke," jangan abaikan tanda ini. TIA adalah peringatan bahwa Anda berisiko mengalami stroke yang lebih serius di masa depan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Rumah Mewah di Sentul City Bogor Digeledah Gabungan Polri
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bangun Rumah, Nomor 3 Bisa Bikin Biaya Renovasi Membengkak
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal