SUARABANDUNGBARAT – Permen karet, makanan ringan yang populer dan sering kita temui sehari-hari, ternyata memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap kesehatan kita.
Dokter Saddam Ismail, mengungkapkan beberapa efek negatif dari mengunyah permen karet, seperti yang dilansir dari salah satu video di kanal YouTube miliknya.
1. Merusak Gigi
Permen karet sering mengandung pemanis buatan dan bahan kimia lainnya yang dapat merusak gigi. Meskipun ada permen karet bebas gula, biasanya tetap mengandung pengawet dan bahan kimia yang berpotensi merusak gigi. Penggunaan berlebihan permen karet dapat menyebabkan kerusakan pada enamel gigi.
2. Memicu Konsumsi Junk Food
Seseorang mungkin mengunyah permen karet untuk menghindari ngemil atau makanan berat. Namun, penelitian dari Departemen Pertanian Amerika menunjukkan bahwa mereka yang sering mengunyah permen karet cenderung mengurangi konsumsi makanan bergizi. Kandungan rasa manis dan bahan kimia dalam permen karet dapat mempengaruhi nafsu makan seseorang, membuatnya lebih suka makanan cepat saji yang cenderung tidak sehat.
3. Pemicu Gangguan Sendi Rahang
Mengunyah permen karet secara rutin, terutama pada satu sisi rahang saja, dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam otot rahang. Hal ini dapat mengganggu fungsi rahang dan menyebabkan berbagai masalah seperti sakit kepala, kaku leher, nyeri telinga, sakit gigi, dan bahkan masalah serius pada rahang.
4. Gangguan Pencernaan
Permen karet bisa memicu gangguan pencernaan. Beberapa orang mungkin mengalami kembung, nyeri ulu hati, atau rasa asam di tenggorokan. Ini disebabkan oleh produksi berlebihan asam lambung akibat mengunyah permen karet. Selain itu, menelan udara saat mengunyah juga dapat menyebabkan perut kembung.
5. Menipu Sistem Pencernaan
Mengunyah permen karet dapat menipu sistem pencernaan kita. Tubuh mungkin mengira kita telah mengonsumsi makanan karena mengunyah, tetapi ketika permen karet tidak ditelan, lambung tidak memproduksi enzim pencernaan yang diperlukan. Ini bisa mengakibatkan gangguan pencernaan, nyeri lambung, gangguan lambung, dan iritasi usus.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan