SUARABANDUNGBARAT - Dalam zaman yang serba modern ini, berbagai ide dan tren aneh dalam hubungan intim kerap muncul.
Salah satu ide yang muncul adalah melakukan hubungan intim di dalam kamar mandi. Meskipun terdengar menarik, ada beberapa bahaya yang mungkin tidak Anda ketahui.
Dokter Saddam Ismail memberikan penjelasan dalam video YouTube-nya.
1. Resiko Jatuh
Kamar mandi cenderung memiliki lantai yang licin dan basah. Saat berhubungan intim di sana, ada risiko tinggi terjatuh dan mengalami cedera serius, seperti patah tangan atau kepala terbentur.
2. Nyeri dan Irritasi
Kamar mandi yang lembab dan basah dapat mempengaruhi pelumas alami pada wanita, yang dapat mengakibatkan gesekan yang tidak nyaman saat berhubungan intim. Hal ini dapat menyebabkan iritasi, lecet, dan bahkan infeksi.
3. Penggunaan Kondom yang Tidak Efektif
Berhubungan intim di kamar mandi dapat membuat kondom menjadi tidak efektif. Kondom dapat melorot atau sobek akibat kondisi basah dan licin di kamar mandi, meningkatkan risiko penularan penyakit menular seksual.
4. Penularan Penyakit Kelamin
Kondisi basah dan lembab di kamar mandi dapat menjadi tempat penularan penyakit menular seksual. Meskipun terlihat bersih, penyakit seperti herpes, klamidia, HIV, dan gonore masih bisa ditularkan di lingkungan tersebut.
5. Infeksi Bakteri
Meskipun digunakan untuk mandi, kamar mandi tetap dapat menjadi sarang bakteri dan virus. Berhubungan intim di sana dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri, yang dapat berdampak buruk pada kesehatan Anda.
Dokter Saddam Ismail menegaskan bahwa berhubungan intim di kamar mandi tidak disarankan karena bahaya-bahaya ini dapat mengancam kesehatan dan keselamatan Anda. Selalu penting untuk memilih tempat yang bersih, aman, dan nyaman untuk berhubungan intim demi menjaga kesehatan dan kebahagiaan Anda.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Carlos Pena Bungkam Soal Gol Dianulir Saat Persita Tumbang di Markas Persib Bandung
-
Buku Tetsuya Kawakami: Menemukan Makna Literasi di Toko Buku Tua
-
Update Cedera Persib: Marc Klok Mulai Pulih, Alfeandra Dewangga Masih Pantauan Medis
-
Oppo Find X9s Batal Rilis di China, Fokus ke India? Ini Spesifikasi dan Bocoran Lengkapnya
-
Targetkan 53 Juta Wisatawan Aman, Askrindo Pastikan Pelancong di Jawa Tengah Terlindungi
-
Dijuluki The Next Reza Rahadian Gegara Film Tayang Tiap Bulan, Oki Rengga: Aku Malu!
-
Pelatih Ajax Beri Pujian Setinggi Langit Usai Maarten Paes Lakukan Tujuh Penyelamatan Luar Biasa
-
Jaga Intensitas, Persib Bandung Pilih Latihan Malam Selama Ramadan
-
Statistik Gila Emil Audero meski Cremonese Hancur 0-3 di Kandang AS Roma
-
Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998