SUARA BANDUNG BARAT- Pembangunan kantor Pengadilan Agama (PA) Ngamprah di Kampung Ciampel, Desa Laksana mekar, Kecamatan Padalarang, KBB ditargetkan rampung dalam satu tahun ke depan.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Pengadilan Agama (PA) Ngamprah, Muhammad Iqbal saat peletakan baru pertama di lokasi, Selasa (19/9/2023).
Ia mengatakan, pembangunan kantor Pengadilan Agama Ngamprah tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bandung Barat.
"Tadi ini sebenarnya kantor pengadilan agama yang ditunggu-tunggu tentunya optimalisasi pasti terjadi. Dulu masyarakat di sini pergi ke pengadilan agama Cimahi yang ada di Soreang sekarang (masyarakat KBB) tidak perlu jauh-jauh," katanya.
Ia menambahkan, dengan desain gedung yang representatif dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan terjadi salah satunya praktek pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan.
"Di desain integritas itu, bangunan itu tidak boleh ada pertemuan aparat kita baik hakim ataupun aparat semua antara peradilan ketemu dengan masyarakat pencari keadilan yang dikhawatirkan nanti ada sesuatu," katanya.
"Kita yang menjaga jangan sampai terjadinya itu. Alhamdulillah insya allah tidak akan terjadi kalau di bidang ini tentu lebih sesuai. Karena jalur masuk pegawai dan jalur masuk pencari keadilan itu berbeda," katanya.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi dibangunnya kantor Pengadilan Agama Ngamprah yang representatif tersebut.
"Atas nama pribadi dan pemerintah daerah mengapresiasi dan sangat beruntung sekali dibangunnya kantor yang megah ini tentu dapat memberikan pelayanan yang nyaman dan optimal kepada masyarakat," katanya.
Baca Juga: Nikita Mirzani Minta Azizah Salsha Carikan Jodoh Pemain Bola: Muda, Harus Blasteran
"Saya doakan pembangunannya berjalan lancar, sukses dan kedepannya terjalin kerja sama dan kolaborasi dengan pemerintah Daerah," katanya.
Ia berharap, Pengadilan Agama Ngamprah pun bisa membuka pelayanan kepada masyarakat di Mall Pelayanan Publik (MPP) yang dimiliki Pemkab Bandung Barat saat ini.
"Kami juga memiliki mall pelayanan publik dan nanti mudah-mudahan dari Pengadilan Agama bisa beroperasi disana sehingga saling terintegrasi demi pelayanan prima kepada masyarakat," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stray Kids Umumkan Album Baru THIS & THAT pada Agustus 2026 dan World Tour
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli
-
Intip Bocoran iPhone 18 Pro, Hadir dengan Face ID di Bawah Layar dan Chip A20 Pro 2nm
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Indomobil Rilis Tyranno X Motor Listrik Pendatang Baru dengan Jarak Tempuh 160 Km