SuaraBandungBarat - India dan bahkan seluruh dunia mengalami kepanikan terutama setelah kemunculan virus Nipah yang memakan korban jiwa.
Di Karala, India dua orang warganya disebut-sebut meninggal dunia akibat terpapar virus Nipah.
Virus Nipah sendiri bukanlah virus yang baru muncul akhir-akhir ini, sekitar dekade terakhir abad XX, di Malaysia, virus ini sempat menggemparkan karena memicu meningkatnya tingkat kematian di sana.
Bagi seorang yang terpapar virus ini akan mengalami gejala yang bervariasi dan tanpa gejala, infeksi saluran pernapasan dan bahkan bisa menimbulkan kematian.
Adapun, hewan-hewan yang diduga menularkan virus Nipah adalah sebagai berikut :
1. Kelelawar Buah
Kelelawar buah merupakan inang alami dari virus Nipah yang membuat dunia berwaspada akhir-akhir ini.
Penularan virus terjadi ketika manusia terkontaminasi dengan air liur, darah atau urine dari mamala ini.
Mengonsumsi makanan yang sudah tercemar air liur atau urin kelelawar akan berkemungkinan besar menjadi sumber infeksi virus ini.
Baca Juga: Kaesang Disebut Gabung PSI, Jokowi: Saya Bilang Tidak Juga akan Tetap Jalan
Sampai saat ini, antibody virus ini belum ditemukan selain itu belum ada penelitian yang membahas tentang kandungan virus yang terdapat dalam buah-buahan yang dikonsumsi.
2. Babi
Saat terjadi virus Nipah di Malaysia dan Singapura, sebagian besar penularan manusia disebabkan karena kontak langsung dengan babi yang sakit.
Penularan diperkirakan terjadi karena paparan cairan kotoran babi atau kontak langsung dengan babi.
Asumsi lain mengatakan jika peternakan babi di Malaysia di mana penyakit pertama kali muncul mempunyai buah-buahan yang menarik kelelawar dari hutan tropis.
3. Domba atau Kambing
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan