SUARA BANDUNG BARAT- Tiga partai pengusung pasangan Capres dan Cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Kabupaten Bandung Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pilpres 2024 mendatang.
Ketiga partai yang melakukan pertemuan tersebut yakni Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Pertemuan itu juga dilakukan sebagai tindaklanjut dari dibentuknya Badan Pekerja Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (BAJA AMIN) yang dilakukan di tingkat pusat.
Ketua DPC PKB KBB, Asep Dedi mengatakan, pertemuan tersebut selain sebagai ajang silaturahmi juga menyamakan persepsi memenangkan AMIN di Kabupaten Bandung Barat.
"Ini adalah agenda silaturahmi kami partai-partai pengusung di daerah menindaklanjuti telah siap berlayarnya perahu AMIN Atau Anies- Gus Muhaimin sebagai Capres dan Cawapres untuk kontestasi di Pilpres tahun 2024," katanya.
Ia menambahkan, selain menunggu arahan dan petunjuk dari pimpinan di pusat, pihaknya bakal berinisiatif dan berkreativitas bersama-sama untuk terus bersilaturahmi dengan partai-partai pengusung lainnya.
"Tujuannya tidak lain untuk meraih kemenangan pasangan AMIN di Kabupaten Bandung Barat pada pemilu 2024 mendatang," katanya.
"Hal itu dilakukan lantaran itu sudah menjadi kewajiban bagi kami guna menentukan target dan posisi dengan cara kami di daerah ke depannya," imbuhnya.
Ia menegaskan, pihaknya meyakini dengan kompetensi dan kapabilitas dari pasangan AMIN, pihaknya sebagai kader di daerah bakal menampilkan kampanye yang sejuk.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2023 Sampai Kapan? Cek Jadwal Terbaru BKN di Sini
"Semuanya tentu sesuai dengan kesepakatan pasangan AMIN, yakni mewujudkan Indonesia yang adil, sejahtera dan makmur bagi seluruh rakyatnya," katanya.
"Karena kehadiran PKB hanya fokus di bawah intruksi pimpinan pusat dan kami akan selalu berkomunikasi dengan partai koalisi untuk selalu bersinergi dalam memenangkan AMIN," paparnya.
Sementara itu, Ketua DPD Nasdem KBB Deni Nugraha mengatakan, pertemuan tersebut merupakan inisiatif dari para pimpinan partai koalisi di Kabupaten Bandung Barat untuk pemenangan Anies dan Muhaimin Iskandar.
"Selain menjalin silaturahmi, ini merupakan pertemuan awal untuk membicarakan rencana dan langkah-langkah ke depan dalam menghadapi proses masa kampanye Pilpres di KBB," katanya.
"Insya Allah dalam waktu dekat kami akan mulai menyusun tim gabungan pemenangan tingkat daerah dari partai koalisi ini," sambung.
Ia optimistis bahwa pasangan AMIN bakal meraup perolehan suara yang signifikan di KBB. Hal itu melihat respons dan antusias masyarakat KBB terhadap pasangan Anies-Cak Imin ini sangat tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Antara Meja Perundingan dan Genosida: Menanti Bukti Nyata Diplomasi Prabowo
-
Aplikasi GPS vs Realita: Ketika Google Maps Anggap Jalur Sapi sebagai Jalan Tol
-
Sering Masuk TV, Fuji Ungkap Alasan Tak Arahkan Gala Sky Jadi Artis
-
Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran
-
Tiga Manga 90-an Ini Dapat Adaptasi Anime 2026, Ada yang Lanjut Season 2!
-
Video Trailer Beredar, Game Minecraft Dungeons 2 Siap Hadir Tahun Ini
-
Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Buku Pelanggan adalah Bestie: The New Era, Ketika Pelanggan Bukan Lagi Raja
-
Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu
-
Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?