Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan HP alias ponsel kepada penari di warung sego sambel yang dikunjunginya.
Momen ini viral di media sosial setelah videonya diunggah di akun @ganjar-pranowo.
Pedagang tersebut pun terlihat senang karena akhirnya diberi hadiah ponsel oleh Ganjar Pranowo.
“Alhamdulillah ya Allah, terima kasih bapak,” ujar sang penari.
Penari itu diduga adalah pedagang warung yang pandai menari.
Ia menari di hadapan Ganjar Pranowo dengan lemah gemulai dan ditanggapi oleh gubernur berambut putih tersebut.
Ganjar Pranowo sempat menyarankan karena taka da selendang menari maka menggunakan rambut saja.
“Kalau begini karena tidak ada selendangnya, pakai rambut,” ujar Ganjar sembari menyentuh rambut putihnya.
Sambil melihat sang penari, Ganjar Pranowo pun menanggapi aksi tersebut dan ikut menirukan gerakannya sambil seolah membuntikan musik dan bertepuk tangan.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Nanggap Penari Warung, Pamer Rambut Putih
Seperti diketahui, rambut putih Ganjar Pranowo menjadi sorotan setelah Presiden Joko Widodo berpidato di hadapan relawan di Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (26/11/2022).
Saat itu Jokowi mengatakan masyarakat harus ekstra hati hati memilih pada Pilpres 2024 dan menyarankan sosok yang dipilih.
Ia pun menyarankan pemimpin berambut putih dan punya banyak kerutan di wajah.
"Dari penampilan kelihatan, banyak kerutan karena mikirin rakyat, ada yang rambutnya putih semua, ada itu. Kalau wajah cling dan tak ada kerutan di wajah hati hati. Lihat rambutnya, kalau putih semua, ini mikirin rakyat," kata Jokowi.
Pemimpin yang dipilih juga harus sosok yang diinginkan rakyat. Menurutnya, masyarakat jangan sampai memilih yang tak mau turun ke bawah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes