Kesal karena jalan poros Ladongi-Lambandia dibiarkan rusak. Warga Kolaka Timur berunjuk rasa dengan memblokade jalan.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, aksi blokade menyebabkan kemacetan dari dua arah Ladongi-Lambandia, kendaraan roda empat yang dapat melintas dari dinding blokade hanya yang bersifat emergency seperti ambulance atau kendaraan yang bermuatan hasil perkebunan atau pertanian.
Aksi blokade juga diwarnai dengan bakar ban serta orasi secara bergantian, mereka menyampaikan bahwa pemerintah hanya tutup mata terhadap kerusakan jalan poros Ladongi-Lambandia ini.
Salah seorang orator juga menyampaikan, meskinya sebagai pemerintah daerah yang baru, Plt Bupati Kolaka Timur sekiranya dapat membangun komunikasi dengan Pemprov Sulawesi Tenggara.
“Kasihan masyarakat, kenapa persoalan kerusakan jalan ini tidak bisa diselesaikan. Jangan nanti ada maunya lagi di pilcaleg atau di Pilkada 2024 baru mau datang cari-cari muka lagi kepada masyarakat,” ucap salah seorang orator, Selasa 6 Desember 2022.
Sementara orator lainnya juga menyuarakan, akses jalan yang rusak berat serta berlubang telah mengakibatkan banyak kendaraan terutama roda empat mengalami kerusakan (patah as).
"Di musim hujan warga atau pengendara harus melalui jalan berbecek, sedangkan di musim kemarau mereka makan debu," tambahnya.
Berkali-kali warga turun menyuarakan aspirasi perihal kerusakan jalan ini tetapi tidak digubris, malah hanya membuai warga dengan janji-janji manis.
Hingga dua jam setengah lamanya memblokade jalan, pihak pemerintah (eksekutif) maupun legislatif tak satu pun menampakan diri untuk menemui demonstran dan memberikan jaminan perbaikan jalan.
Baca Juga: Gabriel Jesus Jalani Operasi Lutut karena cedera, Akan Absen 3 Bulan Bela Arsenal
Malahan massa mendapatkan informasi jika Plt Bupati, Abdul Azis sedang berada di Kota Kendari mengikuti bimtek, Sekda juga sedang tidak berada di tempat, begitu pula dengan anggota DPRD juga sementara berada di luar daerah.
Meski demikian, massa berkomitmen untuk tetap memblokade jalan serta berinisiatif membangun tenda di lokasi blokade sampai ada keputusan perbaikan jalan.
Petugas kepolisian maupun dari TNI mengawal ketat selama aksi blokade berlangsung. Massa menghentikan orasi sementara ketika memasuki waktu Salat Dzuhur telah tiba. Setelah itu mereka akan kembali memblokade jalan kembali.
Sementara itu menurut salah satu warga Kolaka Timur, Asmaul menuturkan, jalan poros ini merupakan akses utama warga Kecamatan Ladongi-Lambandia.
"Jalan ini sudah lama tidak diperbaiki, semenjak pembangunan waduk Ladongi jalan ini jadi rusak dan sampai sekarang tidak belum diperbaiki," tambahnya.
Ia berharap agar pemerintah daerah baik kabupaten maupun provinsi agar segera memperbaiki jalan poros ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?