/
Minggu, 25 Desember 2022 | 10:56 WIB
Ketua Umum Partai Republik Satu Hasnaeni Moein atau dikenal dengan Wanita Emas

Ketua Umum Partai Republik Satu Hasnaeni Moein atau dikenal dengan Wanita Emas melaporkan Ketua Umum Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Masalahnya, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari diduga melakukan pelecehan terhadap Wanita Emas.

Dalam video yang viral di media sosial tersebut, seorang pria yang diduga kuasa hukumnya, yakni Farhat Abbas. Bertanya apakah barang (alat kelamin) pelaku masuk ke ‘vagina’ nya atau tidak. 

Wanita Emas kemudian mengiyakan bahwa pelecehan yang diduga dilakukan Ketua KPU sudah sampai pada berhubungan intim.

“Mbak Naeni ini sekadar pelecehan atau barangnya masuk,” ujar pria tersebut memastikan.

“Ya masuk lah mas,” jawab Hasnaeni.

Hasnaeni melalui kuasa hukumnya, Farhat Abbas, melaporkan Hasyim Asy’ari pada Kamis 22 Desember 2022 dengan nomor DKPP 01-22/SET-02/XII/202 Laporan itu diajukan bersamaan dengan bukti-bukti dugaan pelecehan tersebut.

Adapun bukti-bukti itu, kata Farhat Abbas, meliputi pesan WhatsApp, pengakuan testimoni dalam bentuk video, serta foto-foto pembelian sebuah tiket ke Yogyakarta dan kebersamaan keduanya.

Hasnaeni dalam video viral itu juga membenarkan jika dirinya memiliki bukti-bukti tersebut. Lebih lanjut, ia mengaku partainya sempat dijanjikan akan diloloskan oleh Hasyim Asy’ari. Namun, hal itu tidak ditepati.

Baca Juga: 6 Inspirasi OOTD Colourful ala Lily J. Collins di serial Emily in Paris

“Saya tak bisa berkata apa-apa, kita buktikan saja nanti dengan fakta dan bukti yang ada, termasuk bukti chatting-an antara saya dengan bapaknya (Hasyim Asy’ari), buktinya cukup kuat,” katanya.

"Ada (iming-iming untuk meloloskan partai saya) dan saya sedih dijanjikan dan akhir hidup saya berakhir di penjara,” sambungnya.

Farhat menyebut dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Hasyim Asy’ari kepada kliennnya terjadi beberapa kali dalam tujuh hari. 

Kebanyakan dilakukannya di bulan Agustus tahun ini dan sisanya pada awal September.

Adapun detailnya, pada 13, 14, 15, 17, 18, 21, 22, 23, 25, dan 27 Agustus 2022. 

Kemudian, pelecehan juga diduga terjadi pada 2 September 2022 di lima tempat berbeda. Lokasinya sendiri di hotel dan ruang kerja, namun rinciannya tidak disebutkan.

Wanita Emas juga mengklaim dirinya memegang rahasia-rahasia Hasyim Asy’ari. Namun, ia tidak akan mengungkapkannya demi keselamatan diri. Sebab saat ini, belum ada yang menjamin hidupnya.

“(Ada rahasia) Tapi saya harus menjaga keselamatan dan nyawa saya, saya minta itu. Siapa yang akan menjamin hidup saya,” ungkapnya.

Load More