Penyakit kelamin pria bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Tidak hanya disebabkan oleh kuman, penyebab penyakit kelamin akan bisa datang dari mana saja, di antaranya karena infeksi virus, infeksi bakteri, serangga, kutu, dan juga penyakit menular seksual (PMS).
Penyakit kelamin tidak hanya membuat orang yang mengalaminya kesulitan dalam beraktiviatas, tapi juga saat melakukan hubungan badan istri.
Memang sulit untuk mendiagnosis penyakit kelamin pria secara langsung. Gejala umum yang biasanya timbul adalah adanya benjolan ataupun ruam pada alat kelamin, gatal di area penis atau testis, dan juga nyeri saat kencing.
berikut beberapa penyakit kelamin pria yang dapat terjadi beserta gejalanya:
1. Trikomoniasis
Trikomoniasis terjadi akibat infeksi parasit Trichomonas vaginalis. Penyakit kelamin pria ini biasanya tidak menimbulkan gejala. Kalaupun ada, gejalanya mirip dengan gejala uretritis.
2. Herpes kelamin
Virus herpes simpleks yang menjadi penyebab herpes kelamin menular melalui kontak langsung dengan penderita herpes saat melakukan hubungan seks maupun berciuman.
Penyakit kelamin pria yang satu ini ditandai dengan munculnya lepuh pada penis, serta gejala menyerupai flu, seperti demam, kurang enak badan, dan kehilangan nafsu makan.
Baca Juga: Rekor Pertemuan Brunei Darussalam vs Indonesia: Belum Pernah Jumpa di Piala AFF
3. Gonore
Gonore adalah penyakit kelamin pria yang disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Penyakit ini ditandai dengan keluarnya cairan berwarna hijau, kuning, atau putih dari penis, nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil, pembengkakan pada kulup penis, dan nyeri pada testis.
Gejala-gejala tersebut biasanya muncul 2 minggu setelah infeksi terjadi. Namun, gejala gonore juga bisa muncul beberapa bulan setelah infeksi.
4. Orchitis
Penyakit kelamin pria ini disebabkan oleh infeksi bakteri. Penderita infeksi saluran kencing, klamidia, gonore, sifilis, dan epididimis akan lebih rentan mengalami orchitis.
Orchitis ditandai dengan pembengkakan pada salah satu atau kedua testis yang disertai dengan nyeri. Penderita penyakit kelamin pria ini juga dapat mengalami pegal-pegal, kelelahan, mual, sakit kepala, jantung berdebar, demam, dan menggigil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Tiga Hari Menghilang, Warga Tubaba Ditemukan Tak Bernyawa di Rawa Tiyuh Karta
-
Jisoo BLACKPINK Tak Ingin Dikaitkan Kasus Sang Kakak, Agensi Buka Suara
-
Terkuak! Ini Tampang 4 Anggota BAIS Penyerang Andrie Yunus: 3 Perwira dan 1 Bintara
-
Gaya Koboi Purbaya Keluar Saat IMF Tawarkan Utang Jumbo Rp514 T: Wah Mukanya Langsung Asem!
-
Kritik Rencana Penambahan Layer Cukai Rokok Ilegal, Pakar Sebut Tak Efektif Tekan Konsumsi
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Tanpa Subsidi Harga Pertalite Capai Rp16.000 per Liter
-
Uang Umat Rp 28 M Kembali, Suster Paroki Aek Nabara: Terima Kasih Pak Dasco
-
Dana Transfer Pusat Dipangkas: Strategi Surabaya Bertahan di Tengah Badai Pailit
-
Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan