Penerbitan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja) yang dilakukan oleh Presiden Jokowi pada Jumat (30/12/2022) menuai kritikan dan polemik di masyarakat, terutama para buruh.
Pasalnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea dan Presiden Partai Buruh, Said Iqbal merasa kena prank dan ditipu karena isi dari Perppu Ciptaker tidak sesuai harapan dari usulan para buruh/pekerja kepada pemerintah. Padahal mereka telah percaya penuh kepada pemerintah.
Seperti yang diketahui, sebelum Perppu Ciptaker diteken oleh Presiden Jokowi, para buruh mendukung penuh dan dilibatkan dalam pembahasan rancangan dari Perppu Ciptaker.
Peristiwa ini lantas membuat Pengamat Politik, Rocky Gerung angkat bicara terkait permasalahan tersebut.
Menurut Rocky, pemerintah bukan hanya sekedar nge-prank para buruh, namun juga menghina masyarakat sipil.
“Ini bukan sekedar di prank, tetapi pemerintah menghina gerakan masyarakat sipil. Buruh termasuk dari masyarakat sipil yang elemen politiknya tinggi sekali.” tandas Rocky Gerung dalam acara Forum News Network di channel YouTube pribadinya, dikutip pada Kamis (5/1/2023).
“Keadaan politik kita bisa diselesaikan dengan negosiasi antara buruh dan pemerintah, itu omong kosong. Karena kita mesti pahami bahwa di dalam analisis ekonomi, pak Jokowi memang menghendaki supaya oligarki di servis dengan bagus karena panik terhadap investor yang tidak bisa kemana-mana, lalu disogok dengan Perppu itu. Jadi, harusnya para buruh negosiasinya dengan oligarki bukan dengan Presiden.” tambahnya.
Rocky Gerung juga menegaskan bahwa jangan terlalu berharap dengan janji-janji yang diberikan.
“Harusnya para buruh sadar, bahwa potongan-potongan janji itu gak mungkin dijadikan sebagai landasan untuk negosiasi.” tuturnya.
Baca Juga: Kiki The Potters Tersangka tapi Belum P21, Nikita Mirzani Geram dan Sambangi Polres Jaksel
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA