Hari kejepit nasional (Harpitnas) merupakan istilah yang biasa dipakai saat masyarakat mendapatkan hari biasa atau hari kerja diapit dengan 2 hari libur nasional. Siapa sangka, harpitnas menjadi perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.
Ia mengusulkan agar 1 hari kerja yang diapit dengan 2 hari libur diubah menjadi tanggal merah atau hari libur juga.
“Kalau liburan nasional jatuh pada akhir pekan, ini harus ada kompensasinya. Entah itu dibayar gajinya atau Seninnya libur gitu. Iya Senin atau Jumatnya,” ujarnya, dikutip Senin (09/01/2023).
Ia menilai, liburan harus seimbang dengan kerja. Hal itu didasari dengan riset yang menyebutkan perbanyak liburan bisa membuat para pekerja jadi lebih produktif.
Tak sedikit juga warganet yang setuju dengan ucapan Sandiaga Uno itu, tapi ada yang juga kontra. Yang kontra mengatakan usulan tersebut mengurangi jam kerja yang telah ditentukan.
Untuk diketahui, ada beberapa harpitnas di 2023 ini. Dimulai dari Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1945 yang pada Rabu dan Kamis, yaitu 22 dan 23 Maret nanti. Hari besar tersebut memiliki harpitnas di Jumat, 24 Maret.
Kemudian, peringatan Kenaikan Isa Almasih pada Kamis 18 Mei nanti. Memiliki harpitnas pada Jumat 19 Mei. Lalu, Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah yang ada di Kamis 29 Juni, punya harpitnas di Jumat 30 Juni.
Lebih lanjut, ada Hari Kemerdekaan RI ke-78. Di mana jatuh di hari Kamis 17 Agustus, punya harpitnas di Jumat 18 Agustus.
Terakhir ada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga jatuh di hari Kamis 28 September punya harpitnas di Jumat 29 September nanti.
Baca Juga: Fakta-Fakta Kota Saranjana: Viral Karena Foto Pemandangan Misterius, Di Mana Lokasinya?
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
-
The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia
-
Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu
-
Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen
-
Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan
-
Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan