Kota Joshimath, India, berpenduduk sekitar 17.000 orang terancam tenggelam ditelan bumi.
Kota ini merupakan pintu gerbang ziarah ke kuil Hindu dan Sikh. Beberapa wilayah dari kota seketika amblas dan air keluar dari dalam tanah.
Wilayah ini terkenal di antara kalangan wisatawan yang ingin bepergian ke Himalaya.
Selama bertahun-tahun, para ahli telah mengeluarkan peringatan kepada otoritas lokal.
Mereka menyebut pekerjaan konstruksi skala besar, seperti proyek pembangkit listrik tenaga air di dalam dan sekitar kota, dapat menyebabkan penurunan muka tanah.
Pejabat kabupaten juga menyatakan kawasan itu 'rawan bencana' setelah lebih dari 600 rumah dilaporkan retak. Akibat penurunan tanah atau tanah yang perlahan tenggelam.
Kota ini berada di ketinggian 1890 meter yang merupakan stasiun jalan penting di sirkuit ziarah dan trekking.
Namun kota ini berada di lereng gunung yang rapuh. Dalam sepekan terakhir, otoritas lokal telah menghentikan beberapa proyek konstruksi yang dituding sebagai penyebab krisis. Setelah ribuan pengunjuk rasa memblokir jalan raya.
Laporan yang disampaikan tim ahli kepada pemerintah menyebutkan, sekitar 25 persen wilayah Joshimath terdampak akibat penurunan tanah, sebuah candi juga runtuh ketika tanah amblas pada Jumat (6/1/2023) malam.
Baca Juga: Kabar Duka, Ibu Indra Birowo Meninggal Dunia
Pemerintah mengatakan akan membayar 4.000 rupee ($50) per bulan selama enam bulan kepada mereka yang kehilangan tempat tinggal.
Wilayah ini juga rawan gempa bumi dan telah mengalami sejumlah bencana dalam beberapa tahun terakhir yang dipersalahkan oleh para ahli atas pencairan gletser dan konstruksi yang tidak diatur.
Beberapa warga mengatakan mulai melihat adanya retakan di rumah-rumah setelah banjir parah melanda wilayah tersebut pada 2021 silam. Setiap tahunnya, puluhan ribu orang berziarah ke Badrinath dan Him Kund Sahib, situs ziarah utama Hindu dan Sikh, di sekitar Joshimath.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa