- Leonardo Bonucci memuji Massimiliano Allegri sebagai pelatih terbaik karena intuisi dan kemampuannya membuahkan hasil.
- Kekuatan utama Allegri adalah kemampuan membaca situasi serta mengelola ruang ganti tim secara efektif.
- Bonucci juga mengapresiasi Gennaro Gattuso atas pendekatan sederhana yang membantunya bangkit saat masa sulit di Milan.
Suara.com - Legenda Italia, Leonardo Bonucci, melontarkan pujian tinggi kepada pelatih AC Milan saat ini, Massimiliano Allegri.
Bonucci menyebut Allegri sebagai pelatih terbaik yang pernah ia tangani sepanjang kariernya.
“Dalam hal intuisi, Allegri adalah pelatih terbaik yang pernah saya miliki,” ujar eks bek Juventus itu seperti dikutip MilanNews.
Ia mengakui, terkadang keputusan Allegri terlihat aneh atau sulit dipahami dari sudut pandang pemain. Namun, hasil akhir selalu membuktikan kualitas sang pelatih.
“Kadang dia membuat keputusan yang tampak absurd, tapi pada akhirnya membuahkan hasil. Menjadi pelatih membuat Anda melihat gambaran besar, sebagai pemain dan sebagai manusia,” lanjutnya.
Menurut Bonucci, kekuatan terbesar Allegri bukan hanya pada taktik, melainkan kemampuannya membaca situasi dan mengelola ruang ganti.
Ia menyebut Allegri sebagai master dan fenomena yang tidak pernah berbicara negatif kepada pemain.
“Dia tidak pernah mengeluh. Dia tahu bagaimana menempatkan pemain dalam kondisi terbaik,” tegasnya.
Tak hanya Allegri, Bonucci juga memberikan apresiasi kepada mantan pelatihnya di Milan, Gennaro Gattuso, yang kini dikenal sebagai pelatih dengan karakter kuat dan gaya kepemimpinan lugas.
Baca Juga: Perang Kata-kata dengan Allegri, Cesc Fabregas: Pelatih AC Milan Itu Lebay!
Bonucci pernah merasakan langsung sentuhan Gattuso saat menjalani periode sulit di San Siro. Ia mengenang bagaimana pendekatan sederhana Gattuso membantunya bangkit.
“Ketika saya beruntung dilatih olehnya di Milan, kami sedang melalui masa sulit,” kata Bonucci.
Berita Terkait
-
Perang Kata-kata dengan Allegri, Cesc Fabregas: Pelatih AC Milan Itu Lebay!
-
3 Wakil Serie A Remuk di Liga Champions, Paolo Di Canio Sebut Sepak Bola Italia Menuju Kehancuran
-
AC Milan Tersandung di Como: Game Over Perebutan Scudetto, Tiket Liga Champions Jadi Prioritas
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Dalam Rencana Luciano Spalletti Musim Depan, Siapa Saja Mereka?
-
Duduk Perkara Allegri dan Fabregas Kena Kartu Merah di Laga AC Milan vs Como
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Patrick Kluivert Akhirnya Kembali ke Indonesia, Masyarakat Diminta Jangan Menghina
-
Calon Lawan Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala AFF Futsal 2026
-
Ronaldo hingga Patrick Kluivert Bakal Adu Tanding di GBK, Catat Tanggalnya!
-
Pulih dari Cedera, Muhammad Ferrari Siap Perkuat Bhayangkara FC
-
NAC Breda Dilaporkan Tak Terima Usai Dean James Lolos dari Sanksi KNVB
-
Vinicius Jr Dukung Lamine Yamal Lawan Chant Anti Muslim Oknum Suporter
-
Titik Terang Skandal Paspoortgate, KNVB Tidak Sanksi Dean James dan Go Ahead Eagles
-
Bali United Tak Gentar Main di GBLA, Johnny Jansen Siapkan Strategi Lumat Persib
-
Maarten Paes Kena Semprot Legenda Ajax, Pola Permainannya Dinilai Tak Masuk Akal
-
Comeback Epik! Timnas Futsal Indonesia Hajar Australia, Melaju ke Semifinal