/
Minggu, 15 Januari 2023 | 18:45 WIB
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. [Istimewa]

Perolehan suara dukungan untuk Ganjar Pranowo dikabarkan stagnan. Khususnya di Pulau Jawa.

Ada alasan kenapa perolehan suara untuk Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu turun. Hal itu diungkapkan Lembaga Survei Nasional.

Katanya, karena masalah persepsi publik terkait penanganan banjir di Jateng menyebabkan perolehan suara Ganjar jalan di tempat.

"Ada beberapa faktor, seperti persepsi publik terhadap kinerja Ganjar Pranowo yang kurang maksimal dalam mengatasi beberapa persoalan, seperti banjir di wilayah Jawa Tengah," kata Direktur Eksekutif LSN, Gema N Bakry, dikutip Minggu (15/01/2023).

Tak cuma faktor itu, penggunaan dana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) buat beberapa kader PDIP yang dilakukan ganjar juga masuk sebagai penyebab lain.

"Penggunaan dana Baznas untuk beberapa kader PDIP yang dinilai publik tidak tepat peruntukannya," ungkap Gema.

Untuk diketaui, LSN memberikan hasil survei terbaru terkait persaingan elektabilitas capres di daerah battleground. Seperti, Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Timur (Jatim).

Di Jabar, Ganjar hanya dapat 13,2 persen. Tertinggal jauh dari Anies Baswedan 24,8 persen dan Prabowo Subianto 58,4 persen.

Kemudian di Jatim, Ganjar dapat 41,9 persen. Anies Baswedan di posisi terakhir 13,5 persen dan Prabowo Subianto 42,1 persen,

Baca Juga: Ferry Irawan Senin Besok Diperiksa Polisi, Hotman Paris: Mudah-mudahan Dia Ada Ongkos

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Load More