/
Senin, 16 Januari 2023 | 08:04 WIB
Pesawat udara Yeti Airlines 691 Pokhara 2023 (AFP/Prakash Mathema)

Kecelakaan pesawat domestik Yeti Airlines terjadi di Pokhara, Nepal (15/1/2023).

Tragisnya, 68 orang di dalam pesawat tersebut tewas secara mengenaskan.

Kecelakaaan ini menjadi peristiwa terburuk dalam tiga decade di negara pegunungan Himalaya tersebut.

Dilansir VIA, pesawat Yeti Airlines yang membawa 68 penumpang dan empat awak dari ibu kota Kathmandu.

Video detik-detik pesawat jatih tersebut pun viral di media sosial dimana banyak petugas penyelamat berkumpul di sekitar bagian pesawat yang rusak.

Lahan di sekitar lokasi jatuhnya pesawat tampak hangus dan jilatan api masih terlihat.

Otorita penerbangan mengatakan pesawat Yeti Airlines itu melakukan kontak dengan bandara dari Ngarai Seti pada pukul 10.50 pagi waktu setempat.

“Kemudian jatuh,” tambah pernyataan itu.

Petugas penyelamat mengalami kesulitan mencapai lokasi di ngarai yang terletak di antara dua bukit dekat bandara di kota wisata itu.

Baca Juga: Dikta Jadi Korban Pelecehan Seksual Oleh Fans yang Remas Alat Vitalnya

“Separuh badan pesawat berada di lereng bukit,” ujar Arun Tamu, penduduk setempat yang mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa ia tiba di lokasi beberapa menit setelah pesawat jatuh.

“Separuh lainnya telah jatuh ke ngarai Sungai Seti,” tambahnya.

Menteri Keuangan Bishnu Paudel mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah Nepal telah membentuk panel untuk menyelidiki penyebab kecelakaan dan diperkirakan akan menyampaikan laporannya dalam waktu 45 hari.

Sejak tahun 2000, hampir 350 orang tewas dalam berbagai kecelakaan pesawat atau helikopter di Nepal, yang memiliki delapan dari empat belas gunung tertinggi di dunia, termasuk Everest, di mana perubahan cuaca yang tiba-tiba dapat menyebabkan kondisi berbahaya.

Load More