Ketua PDIP Puan Maharani sempat viral lantaran sebuah video yang menampilkan dirinya melempar-lemparkan kaos untuk dibagikan ke masyarakat.
Namun yang menjadi sorotan publik adalah wajahnya. Yah, dengan wajah cemberut dia melemparkan baju-baju tersebut. Cibiran pun datang kepadanya dan dia memberikan respons permintaan maaf atas video viral tersebut.
"Ya pokoknya, atas kejadian itu, pada kesempatan ini saya minta maaf kalau kemudian kok judes banget, kok cemberut banget saya minta maaf," ujarnya, melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Senin (16/01/2023).
"Karena apa? situasinya pada saat itu panas banget, terik, kemudian rakyat banyak. Ada yang mau salaman, ada yang mau minta kaus. Tapi kemudian tim yang ada di lapangan itu harusnya lebih sigap dalam membantu saya untuk membagi-bagi kaus, tapi ternyata tidak sesuai dengan harapan, jadi kemudian terjadilah hal seperti itu," lanjutnya.
Anak perempuan dari Megawati Soekarnoputri ini mengungkapkan, sasaran kemarahannya waktu itu untuk timnya, bukan rakyat. Dalam kondisi yang sangat terik seperti itu, seharusnya tim Puan Maharani bisa bekerja lebih gesit supaya massa bisa segera berteduh.
"Sebagai manusia ada juga kadang kala bad-mood lah, karena panas lah, rakyat banyak, kemudian situasinya tidak mendukung. Tapi intinya adalah saya minta maaf kalau kemudian itu bikin sepertinya kok gini sih gitu aja, saya katakan pada kesempatan kali ini. Karena nggak ada kata lain," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter