Namun setelah tiba di Indonesia, keluarga perempuan tersebut menolak dengan alasan Khaerunnisa telah dijodohkan dengan pria lain. Ia merasa dibohongi.
"Saya datang dari India ke Indonesia untuk Nisa ketika saya ingin menikahinya, kenapa dia membohongi saya," ujar Ali.
Ali Terlambat Melamar
Khaerunnisa, perempuan yang menolak lamaran pria asal India, Asib Ali, kini muncul ke publik.
Warga Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan itu mengklarifikasi kenapa menolak lamaran Ali. Setelah kisah cintanya viral di media sosial.
Khaerunnisa mengaku sudah menunggu Ali sejak tahun lalu. Ia sempat dijanji oleh kekasihnya itu untuk datang melamar ke Indonesia.
Namun, hingga tahun 2023, Ali tak kunjung datang. Khaerunnisa dan keluarganya pun merasa dibohongi.
"Dari tahun lalu dia janji saya, dia bilang tunggu tiga bulan ke depan, tidak jadi. Dia janji lagi terus tiap bulan mau datang, tapi tidak datang," ujar Khaerunnisa.
Karena merasa dibohongi, Khaerunnisa pun menerima lamaran dari lelaki lain.
Baca Juga: 7 Makanan Khas Sunda dari Karedok, Bakakak Hayam hingga Colenak
"Makanya waktu ada orang lamar ka (saya), Ummiku terima karena kami juga merasa dibohongi. Orang tuaku bilang nanti jadi perawan tua ko, kalau itu terus ditunggu," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Klarifikasi Perempuan Tolak Lamaran Pria India: Uang Digunakan Beli HP, Kosmetik, dan Kuota Internet Karena Selalu Mengancam
-
Perempuan Tolak Lamaran Pria India Muncul ke Publik: Kami Juga Merasa Dibohongi
-
Nestapa Pria India Melamar Kekasih sampai ke Sulsel: Sempat Kirim Uang Rp52 Juta, Ending Ditolak
-
Lamaran Ditolak, Keluarga Perempuan di Sulawesi Janji Kembalikan Uang WNA Asal India
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Persiapan Haji 2026, Layanan Jemaah Jadi Prioritas
-
Ruang Rawat Inap RSUD Berkah Pandeglang Ambruk, Pasien Panik Berhamburan Selamatkan Diri
-
Karhutla Riau Diprediksi Meningkat di Juni 2026 Akibat El Nino
-
Film The Mind Journey, PTBA Dorong Kesadaran Publik tentang Pertambangan Berkelanjutan
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Rekor Project Hail Mary: Debut Box Office Rp1,3 Triliun dan Raih Skor 94 Persen di Rotten Tomatoes
-
Heboh Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 M, Pemprov Kaltim Buka Suara