- Kapuspen TNI membantah isu kehadiran prajurit TNI dan anggota BAIS di Polda Metro Jaya pada 8 Juli 2026.
- TNI menegaskan berita tersebut tidak benar serta meminta masyarakat mewaspadai pihak yang mencoba memprovokasi melalui isu tersebut.
- Institusi TNI menyatakan tetap menghormati proses hukum terkait dugaan kasus korupsi yang sedang ditangani oleh pihak kepolisian.
Suara.com - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Muhammad Nas angkat bicara soal isu kehadiran prajurit TNI hingga anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.
Isu itu berkembang sejak Rabu (8/7/2026) malam, bersamaan dengan mencuatnya dugaan korupsi yang menyeret nama Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Ardiansyah.
Sejumlah pihak menyebut kedatangan personel tersebut bertujuan menjemput saksi-saksi yang tengah atau akan diperiksa penyidik.
Namun, Nas menegaskan kabar itu terlalu dibesar-besarkan dan meminta publik mewaspadai pihak yang memanfaatkan situasi ini.
"Terlalu hiperbola, waspada provokator yang memanfaatkan momen ini," ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Ia bahkan menampik klaim bahwa ada prajurit TNI yang mendatangi Polda Metro Jaya terkait kasus tersebut.
"Berita itu tidak benar, tidak ada prajurit TNI yang ke Polda terkait masalah ini," tegas Nas.
Nas menyatakan, institusinya tetap menghormati setiap proses hukum yang sedang berjalan.
"Kalau ada kasus, pasti TNI sangat menghargai proses," tuturnya.
Baca Juga: PB PMII Dukung Polri Bongkar Mega Korupsi, Tolak Intervensi TNI
Ia juga menyoroti klaim sejumlah pihak yang mengaku sebagai anggota BAIS TNI di lokasi kejadian.
"Kalau ada yang mengaku sebagai personel BAIS, sangat diragukan kebenarannya," tegas Nas.
Pernyataan Nas ini muncul di tengah sorotan publik terhadap penggeledahan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Penggeledahan itu berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang menyeret sejumlah pihak, termasuk dugaan keterlibatan dalam kasus pasokan batu bara untuk PT PLN.
Isu kehadiran puluhan orang berambut cepak di sekitar Polda Metro Jaya pun sempat viral, dan memicu spekulasi adanya upaya menghalangi proses hukum.
Berita Terkait
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Sempat Dijaga TNI Bersenjata, Begini Kondisi Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Pagi Ini
-
PB PMII Dukung Polri Bongkar Mega Korupsi, Tolak Intervensi TNI
-
DPP IMM Pertanyakan Pelibatan TNI Jaga Rumah Jampidsus
-
Cafe deClan Signature Milik Siapa? Diduga Jadi 'Gudang Uang' Jampidsus Febrie Adriansyah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik