Kupat tahu berasal dari bahasa Jawa, kupat, adalah makanan tradisional yang berasal dari Magelang, sejak 1942.
Makanan ini pada akhirnya menyebar hampir ke seluruh wilayah Indonesia dengan ciri khasnya masing-masing.
Kupat Tahu merupakan salah satu hidangan yang sederhana dan tersedia di berbagai daerah.
Walaupun sama-sama kupat tahu, namun terdapat beberapa perbedaan sesuai dengan nama daerahnya yang akan mempengaruhi rasa dan juga beberapa bahan untuk membuatnya.
Salah satu yang menarik dari dari kupat tahu yakni kandungan tahu yang menyehatkan.
Protein kedelai sebagai bahan utama pembuatan tahu dipercaya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Berikut sejumlah resep kupat tahu yang bisa disajikan selama bulan ramadhan:
1. Kupat Tahu Khas Bandung
Bahan:
Baca Juga: Detik-detik Rombongan Surya Paloh Tiba Di Kediaman Prabowo, Langsung Disambut Marching Band
6 buah ketupat
6 buah tahu kuning Bandung
300 ml minyak goreng
200 gram tauge, siram air panas lebih dulu
Kecap manis, bawang goreng secukupnya
Secukupnya kerupuk merah atau warna warni
Bahan bumbu saus kacang:
500 ml air
1 sdm air asam jawa
1 sdm gula merah
½ sdm garam
Bumbu halus:
3 buah cabai merah
2 siung bawang putih
250 gram kacang tanah goreng
½ sdt terasi
Cara membuat:
1. Goreng tahu hingga kecoklatan lalu potong kecil-kecil atau
sesuai selera. Potong-potong ketupat sesuai selera.
2. Untuk membuat saus, haluskan cabai merah, bawang putih, kacang tanah, dan terasi. Kemudian campurkan dengan air, asam jawa, gula merah, dan garam. Kemudian masak hingga mendidih dan berminyak, angkat dan sisihkan.
3. Untuk penyajian, ambil piring saji lalu simpan potongan kupat, tahu dan juga tauge. Kemudian siram dengan saus kacang dan tambahkan kecap manis.
4. Setelah itu, taburi dengan bawang goreng dan lengkapi dengan kerupuk merah atau warna-warni sebagai tambahan. Resep kupat tahu Bandung selesai dan siap disajikan.
2. Kupat Tahu Blabak
Bahan:
5 buah ketupat
5 buah tahu putih
300 gram kol putih (kubis bunga putih)
250 gram tauge
250 gram kacang tanah
500 gram gula jawa
4 lembar daun salam
2 ruas lengkuas
Bawang putih dan cabai rawit hijau secukupnya
Cara membuat:
1. Rebus gula jawa bersama lengkuas, daun salam, garam dengan 1,5 gayung air sampai menyusut menjadi sepertiganya.
2. Untuk penyajiannya, haluskan 1/2 siung bawang putih dan cabai rawit goreng langsung di atas piring, tata bahan-bahan utama dan pelengkap, siram dengan kuah gula jawa. Taburi bawang goreng.
3. Kupat Tahu Khas Megelang
Bahan:
4 buah ketupat matang, potong-potong
4 buah tahu putih
2 genggam tauge
Kol, iris
1 bungkus mi instan
4 sdm kacang tanah
2 batang seledri, iris halus
Minyak untuk menggoreng (secukupnya).
Bahan kuah:
3 siung bawang putih, haluskan
7 buah cabai rawit, haluskan
½ sdt asam jawa
4 sdm kecap manis
2 sdm gula merah
½ sdt garam
500 ml air
Pelengkap:
Bawang goreng dan kerupuk
Cara membuat:
1. Panaskan banyak minyak. Goreng tahu putih hingga matang. Angkat dan tiriskan. Potong-potong jadi dadu sedang.
2. Goreng kacang tanah hingga matang dan kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Didihkan air dalam panci. Rebus 1 menit saja tauge dan kol. Angkat dan tiriskan.
3. Rebus mi instan hingga matang (ambil mi-nya saja tanpa bumbu). Angkat dan tiriskan.
4. Kuah: Dalam panci, campur semua bahan kuah jadi satu lalu didihkan. Koreksi rasa, lalu angkat.
Penyajian: Tata ketupat dan tahu goreng. Beri mi, tauge, kol, dan kacang. Siram dengan kuah. Beri taburan seledri, bawang merah goreng, dan kerupuk. Siap disajikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Sebelum Diduga Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori, eks Suami Ancam Bunuh Diri Pakai Pisau Gegara Ogah Pisah