Nenek penjual kue keliling bernama Muliati (68 tahun), diduga dianiaya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Gowa inisial HK .
Akibat penganiayaan tersebut, korban Muliati mengalami retak tulang dan pinggul bagian kiri lepas.
Anak korban bernama Ilham mengaku pelaku masih saudara kandung dengan korban.
Ilham menyebut ibunya bersaudara dengan terduga pelaku oknum ASN yang bertugas di Kelurahan Kale Bajeng, Kecamatan Bajeng, Gowa tersebut.
"Ibu saya delapan bersaudara, dia anak pertama kalau itu yang pelaku anak keempat," ujarnya.
aksi penganiayaan Nenek asal Dusun Bonto Tangnga, Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini terjadi di depan SD Inpres Panciro.
Kasus ini bahkan telah dilaporkan keluarga Muliati ke pihak kepolisian Polres Gowa.
Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar membenarkan perihal laporan penganiayaan ini.
"Sementara proses penyelidikan," ujarnya.
Baca Juga: 4 Emosi Negatif yang Bisa Menghancurkan Masa Depan, Penting Diperhatikan!
Untuk penyebab korban dianiaya, lanjut AKP Bahtiar, pihaknya masih memeriksa saksi-saksi berkaitan kasus tersebut.
Seperti diwartakan sebelumnya, Nenek penjual keliling bernama Muliati (68) diduga dianiaya oleh ASN. Penganiayaan ini menurut, Ilham anak dari Muliati, sudah berulang kali terjadi.
Akibatnya korban kini tak berdaya dan hanya bisa terbaring sakit akibat luka yang dideritanya.
Dari hasil pemeriksaan CT Scan atau Rontgen di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Muliati mengalami cedera tulang pinggul bagian kiri yang terlepas dan mengalami retak.
Korban Sering Dianiaya Pelaku
Ilham menjelaskan, aksi kekerasan yang dialami ibunya itu bukan kali ini terjadi, ibunya sudah sering dianiaya oleh orang yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Terekam CCTV, Modus Bule dan Dua Rekannya Gondol Kosmetik di Toko Palembang
-
Pemerintah Salurkan Dana SAL ke Himbara, BRI Siapkan Pembiayaan untuk Penggerak Ekonomi
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
BRI Apresiasi Kebijakan Dana SAL, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Sektor Riil
-
Dukung WCU dan SDGs 4, Dosen-Mahasiswa UM Ciptakan Aplikasi SIGMA untuk Asah Counting Skills Siswa
-
Likuiditas Perbankan Diperkuat, BRI Optimistis Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
BRI Sambut Penempatan Dana SAL Pemerintah, Pembiayaan Produktif Jadi Prioritas
-
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen
-
Dana SAL Rp400 Triliun Masuk Himbara, BRI Siap Perkuat Pembiayaan UMKM dan Sektor Produktif