Oknum polisi dari Polresta Serang Kota kabarnya menggerebek rumah Nikita Mirzani. Kejadian itu terungkap usai ibu 3 anak itu membagikan video ketika rumahnya digerebek.
Kala itu, cuma ada anak-anak, adik, serta asisten rumah tangga dari Nikita Mirzani. Sang aktris mengaku, dia tak berada di rumah saat penggerebekan.
Dia bercerita, perlakuan oknum polisi yang ke datang ke rumahnya buat mengambil iPad. Namun sayang, pengambilan itu disebut-sebut tak sopan.
"Ini kelakuan oknum @polresta.serang.kota gerebek rumah saya di siang bolong saya saat tidak ada di rumah. Waktu sedang gencar-gencarnya kasus saya dengan dito mafia bedebah. Orang di rumah saya diperlakukan seperti orang tidak punya harga diri. Saya diperlakukan seperti teroris & bandar narkoba, Padahal ini kasus ITE karena kasus ini titipan dan atensi jadinya lebay," tulisnya pada postingan di Instagram, disadur dari Matamata.com--Jaringan Suara.com, Jumat (06/04/2023).
Dia meyakini, oknum polisi yang datang ke rumahnya itu merupakan orang suruhan Dito Mahendra dan Nindy Ayunda. Dia menjelaskan, adegan perekaman juga terjadi di sana.
Yah, kabarnya ada seorang polwan katanya merekam untuk orang suruhan, bukan menenangkan situasi saat itu.
Dia mengaku, polwan tersebut mendorong putri sulungnya yang bernama Loly. Anak-anaknya lantas menangis semua lantaran kejadian tersebut.
"Gue tau gimana cara balas dendam yang lebih sakit dari yang mereka lakukan. Nindy & dito udah dikit lagi masuk bui. Setelah itu orang-orang yang ada di video ini tunggu giliran. Inget yah @polresta.serang.kota khusus nya yang datang ke Rumah gue & nangkep gue Di Sency kalian juga musuh gue. Anak-anak gue trauma. Kalian tau gak woy," katanya.
Netizen yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak yang menyoroti sikap Loly karena dianggap tegas walaupyn tak ada Nikita Mirzani.
Baca Juga: CEK FAKTA: Rumah Raffi Ahmad Digeledah KPK, Ditemukan Bukti Ini
"Loly keren ya," komentar netizen.
"Keren banget..dia begitu gigihnya melindungi adek-adeknya Dan seisi rumah..anak perempuan yang luar biasa kalau aku dah nangis kencing di situ kali..ya endingmya mau ambil iPad doang tapi sampai segitunya," komentar netizen lain.
"Masya Allah loli anak kuat seperti ibunya," sanjung netizen lain.
"Loly keren si jadi tameng buat adik-adiknya," kata yang lainnya.
"Anak pertama emang kaya gitu kalau ada yang ngusik keluarganya bakal maju paling depan," komentar netizen lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang
-
Merayakan Patah Hati Paling Senyap di Buku Jatuh Cinta Diam-Diam
-
Lionel Messi Sebut Laga Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia Jadi Momen Spesial
-
Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung
-
Ironi di Balik Puing Yosorati: Saat Api Melahap Gudang Plastik, Truk Damkar Terdekat Malah Mogok
-
Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz
-
Cemburu Buta, Pemuda Tega Bacok Tukang Ojek yang Dikira Pacar Baru Mantannya di Jati Agung
-
Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116
-
Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung