/
Kamis, 13 April 2023 | 12:39 WIB
Ilustrasi uang rupiah

Bea Cukai Indonesia kini menjadi sorotan banyak pihak terkait adanya dugaan oknum petugas yang melakukan pelanggaran.

Adalah TV CTS asal Taiwan mengunggah gambar di sekitar bandara.

Meskipun tak jelas apakah lokasi bandara yang ada di video tersebut di Bali atau bukan namun narrator mengungkap kejadiannya di Bandara Bali.

Video ini pun viral dan petugas bea cukai jadi sorotan.

Video ini kemudian diunggah  di akun Instagram @neng_update, Kamis (13/4/2023), oknum petugas Bea Cukai itu diduga menarik uang dari turis.

Kronologi yang diungkap dalam video TV tersebut, awalnya si turis dianggap melanggar aturan karena mengambil foto ketika berada di Bandara Bali.

"Kejadian bermula, saat sang turis mengeluarkan hp dan hendak memotret untuk mengabari supir agar menunggu pemandu rombongan," terang video tersebut.

Kemudian petugas pun datang dan turis tersebut dibawa ke ruangan kecil nan gelap.

Ia diinterogasi karena ada larangan mengambil gambar di tempat tersebut.

Baca Juga: Kejanggalan Transaksi Keuangan Ernie Meike Torondek, Tak Terlacak Karena Diduga Tak Punya NIK

Namun petugas Bea Cukai disebut tak mau mendengar alasannya dan mengancam untuk deportasi si turis.

Kemudian si petugas memberi syarat denda sebanyak 4.000 Dollar AS atau sekitar Rp 60 juta.

Si turis pun mencoba negosiasi dan berpura-pura tidak punya uang dan oknum tersebut menurunkan nilai denda 400 Dollar AS atau sekitar Rp 6 juta.

Alasan perubahan nilai denda tersebut karena ini pelanggaran pertamanya si turis.

Perlu diketahui ada beberapa spot bandara yang memang tidak diizinkan untuk mengambil gambar.

Namun, sanksi yang dibeikan bukanlah denda melainkan hanya diminta untuk dihapus saja foto yang sudah diambil.

Postingan ini pun langsung ramai komentar dari para netizen.

"Dari 60 juta ke 6juta lawak banget, itu mah emang THR nya pada kurang kali makanya nyari sampingan," ujar p**********.

"Ngisin ngisini," timpal i***************.

"Alhamdulillah ketahuan. Bentar lagi disidak," sahut r*********.

Load More