Beredar konten yang dimanipulasi soal mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono yang terlibat kasus korupsi proyek Hambalang. Presiden Indonesia ke-6 itu dikabarkan ditangkap KPK.
Namun, tak ada informasi mengenai pengamanan SBY oleh KPK. Kabar itu beredar dalam bentuk video di YouTube.
Akun yang mengunggah memberikan narasi berupa “SBY AKHIRNYA DI AMANKAN KPK, KEPUTUSAN ANAS GANDENG YUSRIL BERBUAH MANIS”.
Kabar tersebut lantas dikaitkan dengan bebasnya mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.
Namun setelah menonton keseluruhan video, tak terdapat informasi mengenai pengamanan SBY oleh KPK. Narator dalam video hanya membacakan ulang artikel Populis dengan judul “Lawan Auto Ketar-ketir, Ini Pernyataan Terbaru Anas Urbaningrum Soal Korupsi Hambalang: Saya Akan…”.
Artikel itu diunggah pada 13 April 2023 kemarin. Berisikan penegasan Anas soal dirinya yang sama sekali tak terlibat dalam kasus korupsi tersebut.
Ia mengatakan tidak satu peser pun uang haram itu masuk ke kantong pribadinya. Anas bahkan mengaku dirinya berani untuk membuktikan ketidakterlibatan dirinya dalam skandal korupsi itu.
Ia menuturkan, pernyataannya ini bisa ia pertanggungjawabkan. Sebelumnya, tim jaksa penuntut umum KPK menuntut Anas dihukum 15 tahun penjara.
Anas juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 94 miliar dan 5,2 juta dollar AS. Menurut KPK, uang ini senilai dengan fee proyek yang dikerjakan Grup Permai.
Baca Juga: CEK FAKTA: Terbukti Korupsi, Kadinkes Lampung Reihana Wijayanto Berhasil Diamankan
Lantas, berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kabar keterlibatan SBY dalam korupsi Hambalang dan menyebabkan ia ditangkap tidaklah benar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Harga Motor Matic Maret 2026, Ada Honda, Suzuki, hingga Yamaha Fazzio Hybrid Special Edition
-
Imsak Palembang 6 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Sahur dan Buka Puasa Hari Ini
-
Pasutri di Banten Ditangkap! Jual Remaja Lewat MiChat dengan Modus Janji Kerja Restoran
-
Imsak Bandar Lampung Hari Ini 6 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Sahur dan Maghrib
-
Kebakaran Mencekam di Bogor: 3 Rumah Hangus, Satu Balita Dikabarkan Meninggal Dunia
-
Jatuh Tertimpa Tangga! Kalah dari Getafe, 3 Pemain Real Madrid Dijatuhi Sanksi Berat
-
Cari ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Lampung? Ini Lokasi yang Bisa Dicoba
-
Pelatih Brighton Tuding Arsenal Lakukan Cara Haram untuk Raih Kemenangan
-
Tanpa Pandang Bulu, Bupati Cianjur Pastikan Pekerja Migran Ilegal di Timur Tengah Ikut Dievakuasi
-
Imsak Jakarta Hari Ini 6 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Sahur dan Maghrib