Mantan Gubernur Sumatera Utara dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sumatera Utara Raja Inal Siregar, meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat Mandala di Medan, Senin 5 September 2005.
Mantan Gubernur Sumatera Utara (1988-1998), pria kelahiran Medan, 5 Maret 1938. Meninggal bersama dengan Gubernur Sumatera Utara penggantinya Tengku Rizal Nurdin, dan Anggota DPD asal Sumatera Utara lainnya Abdul Halim Harahap.
Kecelakaan naas itu juga menewaskan lebih 100 orang penumpang, awak pesawat, dan warga di sekitar lokasi kejadian.
Pesawat jenis Boeing 737-200 buatan tahun 1981 bernomor penerbangan RI-091 yang membawa 94 penumpang dan lima awak pesawat tersebut jatuh dan meledak di Jalan Jamin Ginting, kawasan Padang Bulan, Kota Medan, Sumatera Utara.
Sesaat setelah lepas landas dari Bandar Udara Polonia pukul 10.06. Pesawat itu rencananya akan bertolak ke Jakarta via Padang.
Letnan Jenderal TNI (HOR) (Purnawirawan) Raja Inal Siregar adalah Gubernur Sumatera Utara ke-13. Mantan Panglima Komando Daerah Militer Sliwangi 1986-1988.
Raja Inal Siregar jadi pemimpin dari tahun 1988 hingga 1998. Setelah tidak menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara, Raja kemudian menjadi Anggota DPD dari Sumatera Utara.
Putra pasangan Kario Siregar dan Rodiah Harahap ini lulus Akademi Militer pada tahun 1961.
Ayahnya berasal dari daerah Sipirok. Ratusan kilometer dari Kota Medan.
Baca Juga: Rekam Jejak Yamitema Laoly, Anak Menkumham Dilaporkan ke KPK Dugaan Monopoli Bisnis
Muliakan Orang Tua
Oleh Tengku Zulkarnain, Raja Inal Siregar disebut sebagai gubernur paling tampan saat itu. Juga memiliki perilaku yang perlu diteladani.
Suatu hari, Senin, Raja Inal sedang memimpin upacara bendera. Bus dari kampung ayahnya berhenti depan Kantor Gubernur Sumatera Utara.
Teman ayahnya tersebut turun dengan membawa ayam, talas, singkong, dan sejumlah oleh-oleh khas daerah. Langsung meneriaki Gubernur Raja Inal yang saat itu sedang memimpin upacara bendera.
"Inal, Inal, Inal," kata Tengku Zulkarnain meniru ucapan sahabat orang tua Raja Inal Siregar.
Gubernur Sumatera Utara yang sedang memimpin upacara pun langsung menghentikan upacara. Menyuruh seluruh peserta upacara istirahat di tempat.
Berita Terkait
-
Belajar Cara Berbakti Kepada Orang Tua Sudah Meninggal ke Gubernur Sumatera Utara Raja Inal Siregar
-
Tangki Limbah Pabrik Kelapa Sawit PT HPP di Labuhanbatu Meledak, Empat Orang Tewas
-
WHO Cabut Status Darurat Covid-19, Dinkes Sumut: Kami Tunggu Pencabutan Pemerintah Pusat
-
Mesin Yamaha Jupiter Z1 Jadi Pilihan Tim Horas USU dalam Balapan Shell Eco-marathon Asia-Pacific and Middle East 2023
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati