Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengunjungi Kantor Pusat PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) untuk bersilaturahmi dan mengadakan dialog kebangsaan antara kedua organisasi kemasyarakatan Islam tersebut.
"Kami delapan anggota PP Muhammadiyah bersilaturahmi, sekaligus mengadakan kunjungan balasan setelah PBNU berkunjung ke Kantor Pusat PP Muhammadiyah," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat ditemui di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Kamis 25 Mei 2023.
Haedar mengatakan, dalam kunjungan ini pihaknya berupaya menyambung komunikasi antar organisasi serta berdialog dalam banyak hal perihal maslahat kebangsaan.
Dia menambahkan, pihaknya mengapresiasi usaha PBNU yang banyak melakukan terobosan termasuk aktivitas-aktivitas dialog di kancah internasional. Sebagai bagian dari mengembangkan dan mewujudkan Islam yang rahmatan lil alamin.
"Sekarang tinggal kerja bersama yang bisa kita kembangkan dalam konteks kebangsaan di level nasional, bahkan global," ujar Profesor lulusan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyambut baik kedatangan rombongan PP Muhammadiyah di Kantor Pusat PBNU tersebut.
Yahya menyebutkan, hubungan antara NU dan Muhammadiyah baik sebagai hubungan antar-organisasi maupun hubungan antar-jamaah selama ini sudah begitu harmonis.
Dia mengatakan, saat ini sudah saatnya NU dan Muhammadiyah melakukan hal-hal yang lebih konkret sebagai bentuk kerja sama antar kedua organisasi.
"Kedepannya nanti kami (NU dan Muhammadiyah) akan terus melanjutkan diskusi seperti ini," ujar kiai yang mendapat gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut.
Dia berharap kedepannya akan ada banyak hal lagi yang menjadi ladang hikmah, baik bagi NU maupun Muhammadiyah dalam upayanya untuk bekerja sama membangun bangsa. (Antara)
Berita Terkait
-
Minta Nahdliyin Tak Bawa-bawa NU Jadi Modal Politik, Gus Yahya: Harus Punya Tawaran dan Prestasi Sendiri
-
Sejumlah Kader NU Masuk Bursa Cawapres 2024, Gus Yahya: Kami Mau Lihat Tawaran Konkretnya
-
Rombongan PP Muhammadiyah Datangi Kantor PBNU Pagi Ini, Ada Apa?
-
Kasus Ustaz HEH Samakan Muhammadiyah dengan Syiah, Polisi Libatkan Saksi Ahli Bahasa dan ITE
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI