Beredar kabar pelaku yang melakukan penembakan terhadap Habib Bahar Bin Smith merupakan anggota PKI. Kabar itu beredar dalam bentuk video di YouTube.
Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Unggahan tak sesuai mulai dari cover dan judul, serta isinya.
Narasi yang diberikan “Pelaku P3nembakan Habib Bahar Ternyata Antek2 Pk1 Anak Buah Fadil Langsung Di Ringkus Di Tempat”.
Akun YouTube dengan nama Lidah Rakyat mengunggah kabar itu pada 23 Mei 2023 kemarin. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, faktanya apa yang disampaikan di dalam video bukanlah perihal penangkapan pelaku penembakan.
Melainkan, hanya sebatas kronologi dari peristiwa penembakan yang dialami oleh habib tersebut. Bahkan pengunggah tidak sama sekali memberikan keterangan terkait siapa yang diduga menjadi pelaku penembakan tersebut.
Tak hanya itu, cuplikan video yang digunakan di dalam video tersebut pun tidak memiliki kesesuaian dengan klaim yang disampaikan pada judul.
Contohnya saja, pada menit ke 2:20 di mana pengunggah menggunakan potongan video milik KompasTV pada 15 Mei 2023 lalu yang berisikan wawancara dengan Kabid Humas Polda Jabar yang menegaskan bahwa tidak ada saksi yang mendukung laporan Habib Bahar Bin Smith.
Selain itu, pengunggah juga menggunakan cuplikan video milik channel YouTube Bernama Sakera 212 yang berisikan kegiatan ceramah Habib Bahar bin Smith sesaat setelah ia keluar dari rumah sakit.
Oleh sebab itu, video dengan klaim telah tertangkapnya pelaku penembakan Bahar Bin Smith yang merupakan anggota PKI adalah konten yang tidak benar karena hingga saat ini masih tidak terdapat pernyataan resmi yang disampaikan oleh kepolisian.
Baca Juga: Cek Fakta: Penembak Habib Bahar Smith Antek PKI, Langsung Diringkus
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi