Beredar kabar Ganjar Pranowo ditolak untuk menjadi calon presiden (Capres) yang diusung PDI-Perjuangan (PDI-P). Katanya, para kader senior dari PDI-P mendeklarasikan Anies Baswedan ketimbang Gubernur Jawa Tengah (Jateng).
Kabar itu beredar dalam bentuk video. Faktanya, judul, thumbnail dan isi video tak berkaitan.
Dalam video itu sama sekali tak ditemukan informasi kader senior PDI-P tolak capreskan Ganjar dan deklarasikan Anies.
Narasi yang dibuat adalah "TOLAK CAPRESKAN GANJAR !! KADER SENIOR PDIP LANGSUNG DEKLARASIKAN ANIES || BERITA TERBARU" dan "Kecam megawati… TOLAK USUNG GANJAR CAPRES KADER SENIOR PDIP PERTANYAKAN APA PRESTASI GANJAR (dalam thumbnail)".
Kabar itu diunggah channel YouTube TEROPONG ISTANA. Setelah dilakukan penelusuran, video unggahan tersebut berisi cuplikan dari beberapa video berbeda yang digabung menjadi satu.
Dalam video tersebut tak terdapat pemberitaan terkait kader senior PDI-P yang menolak pencapresan Ganjar.
Narator dalam video tersebut hanya membacakan artikel dari rmol.id berjudul “Ganjar Pranowo Semakin Terjepit dan Sulit Dapat Tiket PDIP” yang diunggah pada 19 Desember 2022 lalu
Serta, artikel dari jakartainsider.id berjudul “Anies Baswedan ikon perubahan, kata Rocky Gerung” yang diunggah pada 13 Desember 2022 kemarin.
Thumbnail yang ditampilkan pada video tersebut identik dengan gambar unggah artikel kompas.com berjudul “PDI-P dan Perindo Daftar Caleg, Ricuh di Gerbang KPU” yang diunggah pada 17 Juli 2018.
Baca Juga: Cek Fakta: Irwan Mussry Satu Ranjang Dengan 4 Istri
Foto tersebut menampilkan peristiwa kericuhan di gerbang masuk Kantor KPU akibat massa PDI-P dan Perindo datang hampir bersamaan ke Kantor KPU. Peristiwa tersebut sama sekali tidak berkaitan klaim pada video tersebut.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa kader senior PDIP tolak capreskan Ganjar dan deklarasikan Anies tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam