Beredar kabar sebuah gambar yang memperlihatkan Ganjar Pranowo sedang duduk selonjoran sembari menonton video bokep Jepang. Gambar Ganjar menonton video bokep itu, dicatut dari artikel milik detik.com.
Namun, gambar itu tak benar. Foto tersebut hasil editan, di mana yang asli memperlihatkan Ganjar sedang memantau Pilkada pada 2018 lalu melalui televisi.
Gambar tersebut diedit pada bagian layar televisi. Narasi yang diberikan “negara akan rusak.klo pemimpinnya rusak.walaupun rakyatnya suka berbuat baik negara akan tetap baik klo pemimpinnya baik.walaupun rakyatnya suka berbuat rusak.tp pemimpinya selalu membimbing rakyatnya utk kembali ke jalan yg baik”.
Akun Facebook Cebong Bahrawi memposting gambar dengan logo detik.com pada bagian bawah kanan gambar.
Di foto, tersebut memperlihatkan Ganjar yang sedang menonton video. Dengan tulisan bokep tertera.
Setelah ditelusuri menggunakan yandex, ditemukan gambar yang asli pada salah satu artikel detik.com. Berjudul “Gaya Ganjar Selonjoran Nonton TV Pantau Pilkada dari Rumah” Rabu, 27 Juni 2018.
Berdasarkan caption pada gambar artikel gambar tersebut diambil saat Ganjar Pranowo memantau proses Pilkada Serentak pada tahun 2018 dari rumah.
Gambar tersebut merupakan hasil jepretan jurnalis media tersebut bernama Angling Adhitya. Jika dilihat layar televisi, tak menayangkan video bokep. Namun berita mengenai pilkada.
Dengan demikian gambar Ganjar menonton video bokep yang mencatut dari detik.com tidak benar.
Baca Juga: CEK FAKTA: Diberitakan Selingkuh, Bisnis Irwan Mussry Malah Semakin Menggila
Gambar tersebut hasil suntingan, gambar yang asli Ganjar sedang memantau pilkada pada 2018 melalui televisi. Sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026