Puan Maharani dikabarkan menawarkan dirinya untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) buat Anies Baswedan. Hal itu dilakukan lantaran anak Megawati Soekarnoputri itu tak terpilih sebagai calon presiden (Capres) dari PDIP.
Namun faktanya, kabar itu merupakan konten yang dimanipulasi. Tak ada informasi mengenai Puan Maharani yang menawarkan dirinya untuk jadi cawapres bagi Anies Baswedan.
Kabar itu beredar dalam bentuk video. Narasi dalam video hanya berisi tanggapan Ketua DPP PDIP masuknya nama Puan Maharani dalam radar sebagai bakal cawapres Anies.
Narasi yang diberikan adalah “Mengejutkan Gara2 Tak Terpilih Capres Pdi, Puan Tawarkan Diri Untuk Jadi Cawapres Anies Hari Ini”.
Kanal Youtube LIDAH RAKYAT yang mengunggah video dengan klaim tersebut. Namun dalam video tak ada informasi yang menyebutkan hal itu.
Narasi dalam video identik dengan artikel yang diunggah Gelora dengan judul “Nama Puan Masuk Bursa Cawapres Anies Baswedan, Elite PDIP: Monggo Tak Kami Halangi”.
Dalam artikel tersebut, Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengaku tak masalah jika nama Puan Maharani masuk dalam radar sebagai bakal cawapres Anies Baswedan di Pilpres nanti. Said mengatakan PDIP tidak akan menghalang-halangi wacana tersebut.
Melansir Viva, Puan mengaku tidak masalah dirinya masuk ke dalam bursa cawapres Anies. Menurutnya, dinamika tersebut wajar terjadi di dalam dunia politik. Ia menyebutkan hal tersebut adalah hal yang wajar ketika sedang mencermati bakal cawapres, sehingga akan muncul berbagai nama, termasuk dirinya.
Sebagai informasi, masuknya nama Puan Maharani sebagai cawapres Anies ini diungkap anggota Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Dadang Dirgantara.
Baca Juga: CEK FAKTA: Johnny G Plate Minta Ampun Takut Dipenjara
Hal itu disampaikan Dadang saat menanggapi masuknya nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang masuk dalam bursa bakal cawapres pendamping bakal capres PDIP, Ganjar Pranowo.
Berdasarkan keterangan itu, kabar tak terpilih sebagai capres di PDIP, Puan Maharani menawarkan diri untuk jadi cawapres Anies Baswedan tidak lah benar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
18 Siswa Diduga Keracunan Makanan di Aceh Selatan, Dinkes Sebut Masuk Kategori KLB
-
Pengumuman SNBP 2026 Kapan Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Cetak Kartu Peserta
-
4 Kapal Pertamina Masih Berada di Timur Tengah, 2 Berada di Area Selat Hormuz
-
4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
-
Gerakan Pangan Murah Kampar Digelar di 9 Tempat, Catat Lokasinya
-
Gempa di Bener Meriah Aceh Dipicu Sesar Aktif
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Buntut Perang AS vs Iran, Bandara King Abdulaziz Terbitkan Surat Peringatan Perjalanan
-
Apa yang Dimaksud dengan Fidyah? Ketahui Siapa yang Diperbolehkan dan Aturan Bayarnya
-
Review Buku Etiket Bekerja: Upaya Meningkatkan Kualitas Diri