Kapan Puasa Arafah dan Keistimewaan Puasa Arafah Menghapus Dosa 2 Tahun.
Bulan Zulhijah merupakan salah satu bulan istimewa dalam agama Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah. Selain berkurban di hari raya Idul Adha, salah satu ibadah yang sangat dianjurkan adalah puasa Arafah.
Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah, sehari sebelum hari raya Idul Adha. Puasa Arafah memiliki nilai hukum sunnah muakkad (sangat dianjurkan).
Puasa Arafah menjadi istimewa karena Allah membanggakan hamba-hamba-Nya yang berkumpul di Arafah, tempat di hadapan para Malaikat.
Oleh karena itu, kaum Muslimin yang tidak sedang berada di Arafah untuk melaksanakan wukuf juga dianjurkan untuk beribadah dengan berpuasa satu hari sebagai penggantinya.
Mengutip situs kemenang.go.id, puasa Arafah dianjurkan bagi mereka yang tidak menjalankan ibadah haji. Bagi yang melaksanakannya, dijanjikan pengampunan dosa selama setahun yang telah berlalu dan setahun yang akan datang.
Menurut Ustaz Jusman Imam, Pembina Tahfizh Qur'an Ponpes As'adiyah Galung Beru Bulukumba, kata "Arafah" memiliki makna 'keyakinan'.
Nama ini terkait dengan peristiwa Nabi Ibrahim yang menerima wahyu dalam mimpinya untuk menyembelih putranya.
Pada hari kesembilan bulan Zulhijah, Nabi Ibrahim yakin bahwa mimpinya adalah benar.
Baca Juga: Panji Gumilang Tetap Santai, Sosok-Sosok Penting Negara Ini Jadi Bekingan Al Zaytun?
"Untuk mengabadikan peristiwa tersebut, yakni saat Nabi Ibrahim yakin atas mimpinya, maka hari kesembilan bulan Zulhijah dinamai hari keyakinan atau hari Arafah," kata Ustaz Imam.
Lebih lanjut, Ustaz Imam menjelaskan makna dari puasa Arafah. Pertama, puasa Arafah adalah sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu, kecuali bagi jemaah haji yang sedang melaksanakan wukuf di Arafah. Jemaah haji yang sedang berada di Arafah tidak disunahkan untuk berpuasa.
Kedua, Nabi Muhammad SAW menegaskan keutamaan puasa Arafah, yaitu kemampuannya untuk menghapus dosa.
"Ketiga, puasa Arafah menghapus dosa selama setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Ini sebagai informasi dan stimulasi agar kita termotivasi untuk melaksanakan ibadah. Namun, ini bukan berarti pendekatan dagang atau pendekatan deposit sehingga kita bisa berbuat apa saja hanya dengan berpuasa dan dijamin pengampunan. Tentu ada syarat dan kondisi yang harus dipenuhi, bukan sekadar berpuasa saja," jelas Ustaz Imam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
Lompat Dari Jendela, Bule di Bali Bawa Kabur iPhone dan MacBook Senilai Rp58 Juta
-
Teka-teki Izin Terbang Pesawat AS di Langit RI, Ancam Kedaulatan?
-
Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Kapan Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030? Begini Persiapan Panitia