Anak Pinkan Mambo, MA menjawab sejumlah tudingan yang mengarah kepadanya terkait ibundanya.
MA mengungkapnya di hadapan dokter Richard Lee soal tudingan suka dugem tiap malam hingga pelecehan yang dilakukan ayah tirinya.
Pinkan Mambo menyebutnya anak nakal karena kabur dari rumah.
Padahal menurut MA ia Tengah berusaha menyelamatkan diri dari papa tirinya.
Adapun hobi dugem justru diperoleh MA karena Pinkan Mambo mengajaknya pergi ke klub malam.
Dokter Richard Lee pun heran, pasalnya MA dan Pinkan Mambo selama ini dikira akrab karena sering tampil bersama.
"Padahal aku lihat kamu akrab sama mamimu. Kan di akhir tahun lalu, kamu nyanyi 'kan?" tanya Dokter Richard Lee dalam konten podcast Dokter Richard Lee yang tayang pada Rabu (2/8/2023).
Namun terungkap bahwa MA sudah lama tidak tinggal bersama Pinkan Mambo.
MA dijemput papa kandungnya setelah mengadu apabila Pinkan Mambo tidak melindunginya yang jadi korban pelecehan seksual.
"Iya karena aku kayak pengen memperlihatkan kalau kami baik-baik aja," terang MA dalam bahasa Inggris.
MA pun mengelak soal hubungan baik yang diperlihatkan ia dan Pinkan Mambo akhir tahun 2022 lalu. Karena sebenarnya palsu.
Kendati begitu, MA sebenarnya juga berusaha memperbaiki hubungannya dengan sang mami.
"Iya, it was fake (itu dulu palsu). Tapi ada beberapa bagian juga kayak kami mencoba memperbaiki hubungan lah," tutup remaja 17 tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi