Tradisi Ngayau merupakan ritual berburu kepala manusia untuk dipenggal ala Suku Dayak yang berada di Pulau Kalimantan.
Biasanya, kepala manusia yang dipenggal adalah kepala musuh untuk dibawa pulang ke rumah.
Tradisi yang tergolong sadis dan menyeramkan ini berawal dari dusun adat di Pamangka, pelosok Barito Selatan, Kalimantan Tengah.
Diduga, keberadaan dusun tersebut masih berhubungan dengan asal usuk kerajaan purba, Nan Sarunai, di Amuntai.
Di dusun tersebut ada dua suku yang masih jadi bagian Suku Dayak yakni Suku Iban dan Suku Kenyah dan masih memiliki tradisi Ngayau.
Tradisi ini dulunya digunakan secara turun temurun yang berkaitan dengan dendam dan pembuktian diri.
Contohnya, ketika ada seorang ayah yang dibunuh maka anak dari ayah tersebut akan membalas dendam kepada keluarga pembunuh dengan memenggal kepalanya lalu di bawa pulang ke rumah.
Ada juga tradisi saat seorang perempuan ingin menikah tetapi calon pasangannya berbeda sub suku, maka pihak perempuan akan meminta syarat seperti salah satu kepala dari keluarga laki-laki.
Kemudian, laki-laki itu bersama dengan kelompoknya harus melakukan Ngayau agar disebut pemberani dan mendapatkan kebanggaan dari keluarga perempuan.
Tradisi Ngayau ini dilakukan khusus kepada orang hidup kemudian setelah di bawa pulang, maka rambut orang itu diambil dan dijadikan hiasan di senjata mereka.
Lalu kepala-kepala yang menjadi korban Ngayau ini akan dikeringkan hingga menjadi tengkorak lalu digantung di depan rumah.
Kumpulan kepala tengkorak tersebut dijadikan sebagai lambang kebanggaan keluarga, keberanian, kekuatan magis untuk menolak bala.
Tradisi ini telah punah dan tidak pernah dilakukan kembali oleh masyarakat Suku Dayak.
Namun saat tragedi Sampit meletus di tahun 2001, tradisi Ngayau kembali dilakukan masyarakat suku Dayak kepada masyarakat Suku Madura.
Adapun peristiwa Sampit adalah kerusuhan antar-etnis yakni Suku Dayak dan Suku Madura yang terjadi di pulau Kalimantan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
7 Sunscreen Terlaris di Shopee untuk Samarkan Garis Halus dan Flek Hitam Usia 50-an
-
Bojan Hodak Beri Jawaban Soal Status Febri Hariyadi di Persib Bandung
-
Menantang Budaya Sibuk: Mengapa Istirahat Sering Kali Terasa Bersalah?
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Indonesia Kalah Telak Soal Head to Head dari Iran di Piala Futsal Asia
-
Kenapa Anak Usaha Kementerian Keuangan Berani Suap Hakim? Ini Penjelasan KPK
-
Waspada Jebakan Swasembada Beras: HKTI Jabar Desak Pemerintah Prabowo Lakukan Lima Langkah Strategis
-
Misteri Keanu AGL Cs malah Ucapkan Terima Kasih ke Mantan Pacar Lula Lahfah, Bukan Reza Arap
-
Persib Rekrut Sergio Castel, Sosok Ini Tergeser dari Tim
-
Cek Harga Jimny Bekas Terkini: Benarkah Harga 2 Kali Lipat Mobil Listrik Jaecoo J5?