Beredar kabar seorang pelaku yang ingin membunuh Anies Baswedan ditangkap. Pelaku kabarnya mengakui dibayar dan diperintahkan untuk menghabisi calon presiden (Capres) dari Partai NasDem tersebut.
Kabar itu beredar dalam bentuk video. Sayangnya, konten itu masuk yang dimanipulasi.
Hasil penelusuran menunjukkan video merupakan hasil editan kumpulan video yang tak berkaitan satu sama lain.
Tidak ditemukan informasi mengenai pelaku yang ingin habisi Anies ditangkap. Serta, tak ada bukti bahwa ada yang dibayar dan diperintah untuk habisi nyawa Anies seperti yang dinarasikan dalam video.
Narasi yang diberikan adalah “GEMPAR! PELAKU YG INGIN H4BISI ANIES DIT4NGK4P? PELAKU AKUI DIB4Y4R & DIPERINT4H H4BISI NY4W4 ANIES”.
Akun YouTube Rahasia Politik mengunggah video pada tanggal 6 Agustus 2023 dengan judul tersebut. Video pertama yang dicuplik berasal dari akun YouTube Mediasi Channel yang tayang pada tanggal 15 Maret 2023 dengan judul: “Formas NU Deklaraasi Dukung Anies Baswedan Pilpres 2024”.
Video kedua yang diunggah identik dengan video Ganjar Pranowo saat membacakan rekomendasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kedua Tahun 2021 PDI-P.
Pembacaan rekomendasi tersebut diliput oleh akun YouTube Kompas.com pada tanggal 23 Juni 2022 dengan judul: “Bacakan Rekomendasi Rakernas PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo Disambut Tepuk Tangan”.
Video ketiga yang diunggah, identik dengan liputan Kompas.com yang diposting pada tanggal 22 April 2023 dnegan judul: “Pesan Anies Baswedan Usai Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal Bersama Keluarga”.
Baca Juga: Persiba Balikpapan Menang dari PSCS Cilacap
Video lainnya yang dicuplik tak ada kaitannya dengan narasi yang disampaikan dalam video. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video merupakan hasil editan kumpulan video yang tidak berkaitan satu sama lain.
Tidak ditemukan informasi mengenai pelaku yang ingin habisi Anies ditangkap. Tidak ada bukti bahwa ada yang dibayar dan diperintah untuk habisi nyawa Anies seperti yang dinarasikan dalam video.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi