Kalimantan Timur memiliki banyak kerajinan tangan yang bernilai ekonomi tinggi.
Salah satunya adalah kerajinan tangan Sulam Tumpar yang berasal dari Kabupaten Kutai Barat.
Tumpar sendiri dibuat dari rangkaian benang berwarna yang memiliki desain penuh warna sehingga memberikan kesan ceria dan optimis.
Proses awal dari membuat sulam tumpar adalah membuat pola lalu tusuk rantai kemudian tumpar atau bahasa Indonesia adalah menyulam.
Sama seperti sulam pada umumnya, perbedaan dari sulam ini adalah ada warna coraknya yang beragam dan berwarna cerah.
Biasanya, corak dalam sulam ini berwarna cerah seperti merah bata, merah jambu, biru, hijau, kuning, dan ungu.
Sulam tumpar menjadi kerajinan tangan kebanggaan dari masyarakat Dayak Benuaq yang tinggal di wilayah Kabupaten Kutai Barat.
Selain digunakan pada kain, sulam tumpar juga banyak diaplikasikan ke berbagai barang seperti tas, pakaian, hingga hiasan dinding.
Corak dalam kain ini juga beraneka ragam seperti flora dan fauna yang menambah cantik kain sulaman ini.
Baca Juga: Resmi Jadi Pelatih Arema FC, Fernando Valente Sebut Dirinya Bukan Pesulap
Beberapa ragam motif dari sulam tumpar ini adalah motif gunung meratus, ikan, ayam, naga, dan harimau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru