Suku Dayak Kenyah menyimpan banyak tari tradisional yang masih terus dilestarikan hingga saat ini.
Salah satu tarian unik dari Suku Dayak Kenyah adalah Tari Kanjet Anyam Tali yang biasanya dipentaskan di rumah adat Lamin.
Adapun tarian ini biasa dilakukan untuk menyambut para tamu yang hadir dengan beberapa nyanyian, gerakan, dan penampilan.
Tarian ini menggunakan properti untaian kain panjang yang terdiri dari beberapa warna.
Kemudian, para penari akan mulai memilin atau menanyam kain tersebut dan di tengah pertunjukkan dapat memilih pengunjung secara acak untuk bergabung menari.
Pengunjung tersebut biasanya diajak untuk ikut memainkan kain dan memilinnya menjadi satu tali (kain) besar berwarna-warni.
Tarian Kanjet Anyam Tali ini adalah simbol persahabatan, keramah-tamahan, dan persatuan.
Pengunjung yang datang juga dapat mengikuti alunan musik khas dari suku Dayak saat ikut dalam tarian ini.
Biasanya, para pengunjung dapat melihat tarian ini saat datang ke Desa Wisata Pampang di Kalimnatan Timur.
Baca Juga: 10 Tempat Clubbing di Bali Selatan Beserta Alamatnya
Tarian ini biasanya dilakukan oleh sekelompok gadis Dayak yang menggunakan baju adat khas Dayak.
Uniknya, saat menari para gadis ini menggunakan hiasan kepala dengan bentuk atau lambang burung enggang.
Patung burung enggang ini biasanya digunakan sebagai simbol kedamaian yang ingin dicapai.
Sementara lagu yang mengiringi tarian ini adalah Bangun Tawai yang berarti mengajak berkumpul bersama dan berbahagia bersama.
Terakhir, ada mitos unik yang biasanya berlaku bagi masyarakat dayak yakni saat menampilkan Tari Kanjet Anyam Tali, para Dewa juga turut hadir di Rumah Lamin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Tangis Haru dan Doa Keluarga Iringi Keberangkatan 439 Jemaah Haji dari Palembang
-
PTBA dan BKMT Muara Enim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Kelas Kreasi Vol 7
-
Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2
-
BRI Dukung Eksportir Muda Sumsel, Salurkan Pembiayaan di Sultan Muda Xpora Summit 2026
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Dituduh Monopoli 750 Proyek Dapur MBG, Uya Kuya Akhirnya Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Niat Ambil Tutup Pipa yang Jatuh, Muhammad Irfan Malah Tersedot ke Dalam Aliran Irigasi
-
Tips Merawat Sepatu Branded agar Tidak Cepat Rusak karena Genangan Air Hujan di Jakarta
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Jalur Cikembar-Kiaradua Membara! Warga Protes Jalan Rusak 11 Km yang Tak Kunjung Diperbaiki