Lawar adalah salah satu kuliner yang sudah terkenal di Bali. Biasanya makanan ini disajikan saat Hari Raya Galungan.
Lawar merupakan salah satu kuliner yang disajikan saat rahina Panampahan Galungan, di samping sebagai salah satu kelengkapan upakara.
Menurut orang Bali, lawar ini menjadi makanan yang memiliki simbol sebagai keharmonisan dan keseimbangan.
Darah berwarna merah melambangkan Dewa Brahmana, Kelapa berwarna putih melambangkan dewa Iswara, terasi berwarna hitam melambangkan Dewa Wisnu. Penasaran cara membuatnya? Simak resep berikut ini:
Lawar Babi Khas Bali
Bahan-bahan:
- Kulit Babi ½ kg (iris)
- Daging Babi ½ kg (cincang kasar)
- Bungkil (1 buah)
Baca Juga: Curhat Privat Mbarga Tentang Bali United, Ungkap Soal Gosip Dan Ingin Jadi Pahlawan
- Darah Babi (3 sdm)
- Kelapa agak tua (parut) ½
- Kelapa bakar cincang kasar ¼
- Jeruk Limau 1 buah
Bumbu Halus/Cincang Kasar:
- Bawang merah 9 siung
- Bawang putih 5 siung
- Kencur 2 ruas
- Lengkuas 2 ruas
- Jahe 1 jempol
- Kunyit 1 ruas
- Kemiri 3 butir
- Ketumbar biji 1 sdm (tumbuk)
- Lada hitam 1 sdt (tumbuk halus)
- Wangen 1 bungkus
- Pala 3 iris
- Cengkeh 4 butir
- Jinten ½
- Cabai Rawit 3 buah
Bahan Tambahan:
- Bawang Merah iris, tumis
- Bawang Putih iris, tumis
- Cabai rawait iris, tumis
- Terasi 1 bungkus (bakar)
- Garam
- Minyak Goreng
Cara Membuat:
1. Tumis bahan tambahan hingga harum dan tiriskan.
2. Rebus kulit dan daging babi selama 30 menit, angkat kemudian cincang kasar.
3. Iris tipis bungkil dan cincang kelapa bakar.
4. Tumbuk halus ketumbar dan lada hitam, campurkan ke seluruh bumbu halus dan cincang bersamaan.
5. Campurkan bumbu halus dengan bungkil dan kelapa cincang tadi, aduk rata kemudian kukus selama 20 menit.
6. Siapkan kelapa parut kemudian campur rata dengan darah.
7. Siapkan wadah, campurkan daging, kulit, bungkil yang sudah dikukus, kelapa parut (campur darah), bumbu tambahan (bawang merah, bawang putih,cabai yg sudah digoreng+terasi+sdikit minyak), garam, sejumput pitsin.
8. Aduk semuanya sampai merata.
9. Lawar Bali siap disajikan!
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Sebelum Diduga Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori, eks Suami Ancam Bunuh Diri Pakai Pisau Gegara Ogah Pisah
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Novel When My Name Was Keoko, Perjuangan Identitas di Bawah Penjajahan Jepang