Kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur menjadi viral dan menuai banyak kecaman dari masyarakat.
Adapun kebakaran tersebut berawal dari foto prewedding sepasang calon pengantin yang menggunakan flare atau suar.
Akibat flare yang menyala dan merembet ke rerumputan, kebakaran pun meluas hingga menyebabkan sekira 104 hektar lahan terbakar.
Tersangka yakni manajer dari wedding organizer pun telah ditetapkan menjadi tersangka atas peristiwa ini.
Di sisi lain, calon pengantin telah meminta maaf atas kelalaian yang mereka lakukan kepada tokoh adat masyarakat Suku Tengger di Probolinggo, Jawa Timur.
Tetapi, meski telah meminta maaf, kuasa hukum mereka Mustaji akan menuntut balik pengelola wisata Gunung Bromo.
Menurut Mustaji, kelalaian yang mengakibatkan kebakaran hutan ini tidak bisa hanya menyalahkan kliennya saja.
Sebab, Mustaji menilai pengelola juga turut bersalah karena harusnya ada pengawalan atau imbauan kepada pengunjung dan tidak dibiarkan langsung berkeliaran.
Menanggapi tuntutan balik dari Mustaji kepada pengelola wisata Gunung Bromo, netizen pun semakin murka.
Baca Juga: Terancam Dihujat, Mayangsari Blak-blakan Cuma Mau Bereaksi Bila Anaknya Disenggol
Netizen menilai pengelola sudah berusaha ikut memadamkan api tetapi masih dituntut balik atas kesalahan yang tidak mereka lakukan.
"udah ya ini, jadi beneran ngajak perang nitijen seluruh Indonesia ya pak!!!!," kata akun @el_her****.
"Watak bangetttt udah salah carimkesalahan orang lainnnnn !! Siap siapp urusan nya sama NETIZEN SELURUH INDONESIA .. Yuk.kerja yuk netizen hehejhee," jelas akun @tika_ra****.
"Pihak bromo tuntut balik juga, biaya ganti rugi pemadaman dan kerugian wisata karna ditutup selama pemulihan," tambah akun @pit****.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL