Apalagi Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir memastikan, bahwa upacara pembukaan Piala Dunia U-17 yang digelar di Stadion GBT Surabaya pada 10 November mendatang berlangsung meriah.
Pembukaan akan sangat menarik karena akan menjadi simbol pertama kali perhelatan Piala Dunia di Indonesia. Tim Garuda Muda bakal menjalani laga perdana melawan Ekuador yang akan berlangsung pada Jumat, 10 November dengan waktu kick-off pukul 19.00 WIB.
Sebagai upaya menyambut Piala Dunia U-17, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari mulai dari melakukan perbaikan maupun pembenahan sejumlah sarana dan prasarana yang ada di Stadion GBT.
Termasuk juga akses jalan masuk ke area parkir stadion GBT, fasilitas toilet, penerangan lampu, kualitas air, hingga kebersihan lingkungan.
Bahkan setiap pintu masuk stadion GBT diberi penerangan lampu. Tanaman di sekitar stadion GBT ditata ulang agar tampak rapi dan nyaman. Intinya secara keseluruhan, fasilitas di Stadion GBT sudah siap 100 persen menyambut Piala Dunia U-17.
Selain itu, para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Surabaya juga dilibatkan dalam pembuatan suvenir atau cenderamata maupun kaos menjelang pelaksanaan Piala Dunia U-17. Nantinya produk UMKM tersebut akan turut dijual di Stadion GBT.
Saat ini, sejumlah koperasi di Kota Pahlawan diminta melakukan kurasi atas hasil produksi para pelaku UMKM. Kurasi bagi produk UMKM yang akan ditampilkan di Stadion GBT itu sangat penting karena menyangkut kualitas, seperti halnya produk UMKM yang telah masuk di Surabaya Kriya Gallery (SKG).
Roadshow U-17
Ingar bingar kemeriahan sudah terasa di Kota Surabaya. Sejumlah kegiatan telah digelar untuk menyemarakkan dan menyambut Piala Dunia U-17.
Baca Juga: 3 Proyek Akting Terbaru Kentaro Sakaguchi, Ada Genre Fantasi hingga Misteri
Pemerintah Kota Surabaya memulai menggelar Roadshow U-17 atau promosi Piala Dunia U-17 ke sejumlah tempat. Salah satunya digelar di acara Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, Surabaya pada Minggu, 24 September 2023.
Dalam Roadshow U-17 itu dihadirkan dua atlet pesepakbola nasional yakni bek Persebaya Surabaya Rizwan Lauhin dan penjaga gawang Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-20 Aditya Arya Nugraha.
Di acara tersebut digelar lomba "juggling", klinik kepelatihan, turnamen, parade, dan hiburan tentang segala sepak bola.
Untuk "juggling" adalah atraksi ketangkasan memainkan dan mempertahankan bola tanpa tersentuh tangan selama mungkin agar tak terjatuh. "Juggling" merupakan bagian dari rangkaian acara promosi jalanan untuk menyambut kemeriahan Piala Dunia U-17 di Surabaya.
"Juggling" diperagakan oleh Aditya Arya Nugraha dan Rizwan Lauhin. Pada kesempatan itu, ada ratusan pelajar sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) di Surabaya untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Tujuan digelarnya kegiatan tersebut selain untuk menyemarakkan Piala Dunia U-17, sekaligus juga untuk menumbuhkan ketertarikan para pelajar terhadap sepak bola.
Di luar dugaan, ternyata banyak pelajar yang hadir di acara tersebut suka bola. Dengan kegiatan seperti itu, maka bakat dan impian mereka diharapkan bisa tersalurkan.
Selain Roadshow U-17, Pemkot Surabaya juga menggelar kompetisi sepak bola antarkelurahan se-Kota Pahlawan yang akan digelar pada 3-27 Oktober. Lomba tersebut akan digelar di lapangan Sumberejo, Mulyorejo, Kolombo, dan Jambangan.
Selain itu, juga digelar lomba e-Sport, live musik akustik, mini games soccer serta e-Sport di Taman Surya Surabaya.
Sebagai pamungkasnya akan ada acara Trophy Tour yang digelar pada 29 Oktober 2023. Rencananya, trophy tour ini akan digelar di sepanjang Jalan Tunjungan hingga ke area Balai Pemuda Surabaya.
Agar euforia atau perasaan bahagia dan menyenangkan dalam rangka menyambut pertandingan Piala Dunia U-17 2023 semakin terasa kuat, Pemkot Surabaya mengusulkan desain maskot Piala Dunia U-17 kepada FIFA.
Selain itu, Pemkot Surabaya juga mengusulkan desain logo komposit dan menyiapkan acara-acara menarik selama pertandingan sepak bola bergengsi itu berlangsung.
Pernak-pernik untuk menyambut kejuaraan sepak bola Piala Dunia U-17 bakal dipasang di sejumlah titik area publik di Surabaya. Sedangkan untuk maskot diletakkan di pertokoan, mal, tempat wisata.
Dengan banyak kegiatan menyambut Piala Dunia U-17 tersebut diharapkan ada keuntungan bagi Surabaya untuk lebih memperkenalkan pariwisata ke mancanegara. Dengan menggeliatkan wisata olahraga, diharapkan juga dapat menjadi ajang pencarian bibit-bibit unggul di bidang olahraga, khususnya sepak bola.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya
-
Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri
-
Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?
-
6 Cara Membersihkan Sepatu Sekolah Putih yang Kotor agar Bersih seperti Baru
-
Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat
-
Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI
-
Lionel Scaloni Menyebut Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris
-
Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan