Chef Juna memberi pendapatnya soal banyaknya food vlogger di media sosial. Menurutnya, munculnya food vlogger merusak profesinya sebagai juru masak profesional.
"Dunia kami chef atau Food and Beverage (FnB) industri sudah sedikit ternodai dengan banyaknya orang-orang yang sok jadi foodie," ujar chef Juna lewat podcast di kanal YouTube musemediaid.
Ucapan Chef Juna itu diunggah ulang oleh akun TikTok @rabuhaf1zh. Chef Juna menjelaskan, saat ini banyak sekali pe-review makanan yang tidak jelas latar belakangnya.
Dulu orang yang kerap memberikan ulasan makanan memang merupakan seorang profesional di bidang kuliner. Mereka memiliki wadah khusus untuk memberikan ulasannya.
Ia menambahkan, kehadiran food vlogger bermodal cuap-cuap, mereka tidak segan memberikan rating atau penilaian yang bisa merugikan restoran.
Dibandingkan dengan sekarang, chef Juna mengaku banyak food vlogger yang asal bicara. Bicara ngalur-ngidul tanpa ada basic. Terakhir chef Juna menyebut bahwa mereka adalah orang-orang yang sengaja dibayar untuk mempromosikan produk tertentu.
"Tapi orang-orang zaman sekarang karena dengan media sosial, jadi mereka bisa ngoceh ngalur-ngidul yang mereka sendiri, ngerate makanan kita yang mereka tidak tahu kita tuh banting tulang setengah mampus dan pengorbanan banyak," bebernya.
Postingan tersebut sontak jadi sorotan. Banyak netizen yang menyindir sosok food vlogger yang sedang berseteru.
taurus_: kita aja yg bener bener jurusan f&b mikir berkali kali banyak yang kita pertimbangkan.
Baca Juga: Susunan Pemain Timnas Indonesia U-24 vs Uzbekistan: Ramadhan Sananta Jadi Andalan di Lini Depan
melyndasulfianadarwis: pak bondan terbaik dia tidak pernah menghakimi dan menerima endorse titik.
Almekhap: bukannya maksudnya yang makan cuman bilang enak enak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kronologi Debt Collector Keroyok Warga di Kedai Kopi Pekanbaru
-
Oknum Penyidik Polrestabes Medan Dipatsus Gegara Diduga Lecehkan Tersangka Wanita
-
Syarat Subsidi PPN Tiket Pesawat saat Harga Avtur Naik Gila-gilaan
-
Ayah Kandung Ternyata Tak Hadir, Alasan Syifa Hadju Pilih Menikah Pakai Wali Hakim
-
Perawatan Kulit Sebelum Pernikahan: Kapan Harus Mulai agar Glowing di Hari H?
-
Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Grup D Piala Thomas 2026, Fajar Diduetkan dengan Joaquin
-
Dimensity 7450 Series Debut: Dukung Kamera 200 MP, Perekaman 4K, dan Fitur Gaming
-
Pemerintah Batasi Pembelian Beras SPHP, Ini Alasannya
-
6 HP Kamera OIS Terbaik Harga Rp2 Jutaan 2026, Video Anti Goyang Ala Ponsel Flagship
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak