Film Dokumenter ICE COLD: MURDER, COFFEE, AND JESSICA WONGSO mendadak viral di sosial media. Usai tayang di Netflix pada Kamis (28/9/2023), kini kasus Kopi Sianida Jessica Wongso kembali curi perhatian.
Kejanggalan satu per satu mulai terungkap di publik, sehingga akhirnya banyak yang percaya jika bukan Jessica pelaku yang sesungguhnya.
Namun, disisi lain masih banyak juga yang miris melihat akhir hayat Wayan Mirna Salihin harus menghembuskan nafas terakhir dengan cara tidak normal. Hal ini membuat mereka berpikir bahwa hukuman yang diterima Jessica sudah sangat setimpal.
Entah bagaimana kisah yang sesungguhnya terjadi, lantaran masih banyak tanda tanya yang belum bisa terungkap sampai saat ini.
Jessica yang sudah menjalani hukuman selama kurang lebih 7 tahun kini kembali kena semprot perkara celananya yang mendadak menghilang.
Celana yang dikenakan Jessica saat kejadian memang sudah hilang, sehingga tidak bisa dijadikan barang bukti.
Kejanggalan ini tentu membuat banyak orang mengira bahwa Jessica sengaja membuangnya, lantaran menghilangkan barang bukti untuk membunuh Mirna.
Menanggapi hal ini, Pengacara Jessica, Otto Hasibuan kembali mengungkap fakta yang sebenarnya. Ia mengatakan bahwa pembantu Jessica yang membuangnya.
“Saya ini baca dari BAP polisi dan nggak nambah-nambahi,” Ujar Otto dikutip dari kanal Youtube Karni Ilyas Club pada Jumat (6/10/23).
Baca Juga: KPK Konfirmasi Penerimaan Gratifikasi Eko Darmanto Lewat Tiga Saksi Ini
“Setelah dia pulang, kebetulan ganti baju, pembantu itu datang pada Jessica, dia bilang celananya robek, Jessica jawab ya kalau robek buang aja,” jelasnya.
Otto kemudian menjelaskan jika pembantu Jessica saat itu sempat merendam celana tersebut sampai 3 hari sebelum membuangnya.
“Oleh si pembantu dimasukkan ke ember disimpan direndam selama 3 hari, dalam proses ini polisi sudah datang ke rumahnya, mestinya mereka bisa menemukan celana itu,” jelasnya.
Lantaran dirasa sudah tidak dibutuhkan oleh Jessica, si pembantu kemudian membuang celana tersebut di tong sampah rumah Jessica.
“Setelah 3 hari menurut pembantu itu karena sudah bau ikan asin akhirnya dibuang di tong sampah di rumahnya,” ucapnya.
“Jadi nggak ada fakta dia membuang untuk menyembunyikan, kalau mau dicari barang itu ada,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bedah Perbedaan Galaxy S26 Ultra dan S25 Ultra, Worth It untuk Upgrade?
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Film Sebagai Kritik Sosial: Membaca Patriarki di Perempuan Berkalung Sorban
-
5 Fakta Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Protes Juri LCC lalu Diundang Gibran
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China
-
4 Eye Patch Peptide, Solusi Praktis untuk Mata Awet Muda Bebas Bengkak!
-
Memburu Bintang Komika Baru: Kompas TV Punya SUCI, Netflix Ada Funny AF with Kevin Hart
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026