/
Rabu, 11 Oktober 2023 | 18:20 WIB
Ronald Tannur (Kolase/Instagram)

Kasus penganiayaan berujung kematian yang melibatkan anak anggota DPR RI Edward Tannur, Gregorius Ronald Tannur (GRT) baru-baru ini viral di media sosial.

Pelaku Ronald menganiaya pacarnya, Dini Sera Afriyanti hingga meninggal dunia di sebuah ruang karaoke.

Bejatnya, Ronald sampai melindas bagian tubuh korban di lokasi parkir mobil tempat karaoke itu hingga menyebabkan kematian.

Buntut dari kejadian ini, sang ayah yang merupakan anggota DPR RI ikut terhimbas dan dinonaktifkan dari Komisi IV DPR oleh partainya, PKB.

Kemudian, Edward Tannur pun buka suara dan meminta maaf atas kejadian yang dilakukan oleh anaknya.

Ia juga turut berbelasungkawa atas kematian dari pacar sang anak, Dini Sera Afriyanti.

"Kami atas nama keluarga meminta maaf dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban," kata Edward, dikutip dari akun Instagram @lambe_turah, Rabu (11/10/2023.

Edward mengaku menyesal atas peristiwa ini dan tidak menyangka akan terjadi.

Menurut Edward, dirinya tidak pernah mendidik anaknya untuk mencelakai orang bahkan sampai membunuh.
 
"Peristiwa itu sama sekali tidak kita semua inginkan. Saya sangat terkejut. Saya tidak pernah mendidik anak saya untuk mencederai orang lain, apalagi membunuh," ungkap Edward.

Baca Juga: Bunda Corla Operasi Plastik Rp 1,5 Miliar, Malah Dibilang Kayak Cowok

Di sisi lain, Edward pun tidak ingin mencampuri hukuman yang akan diberikan kepada anaknya.

Edward menegaskan, sebagai pria dewasa, sudah sepatutnya sang anak, Ronald bertanggung jawab atas perilakunya membunuh sang pacar.

"Kami tetap beri dukungan moril, namun sebagai laki-laki dewasa dia (GRT) harus tetap mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum maupun di hadapan Tuhan," tegas Edward.

Load More