- KPK periksa Sekjen DPR Indra Iskandar terkait dugaan korupsi pengadaan rumah jabatan.
- Penahanan tersangka masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara oleh pihak BPKP.
- Nilai proyek pengadaan sarana kelengkapan rumah jabatan tersebut mencapai Rp120 miliar.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, Indra Iskandar, pada hari ini, Kamis (5/2/2026). Indra diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kelengkapan rumah jabatan anggota (RJA) DPR RI tahun anggaran 2020.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan.
Meski demikian, KPK belum dapat memastikan kehadiran Indra dalam pemanggilan kali ini. Materi pemeriksaan yang akan didalami penyidik juga belum dibeberkan secara terperinci kepada publik.
Sebagai informasi, Indra Iskandar telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini. Namun, KPK hingga kini belum melakukan penahanan. Pihak lembaga antirasuah menyatakan bahwa proses penahanan masih menunggu rampungnya penghitungan kerugian keuangan negara yang sedang digarap oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Kami masih menunggu kelengkapan dokumen karena proses penghitungan kerugian negara oleh auditor terus berjalan. Jika sudah tuntas, kami akan segera memperbarui langkah-langkah selanjutnya," jelas Budi.
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, sebelumnya menyebutkan bahwa tim penyidik terus berkoordinasi dengan BPKP untuk memenuhi dokumen pendukung audit. Selain kendala audit, Asep mengungkapkan bahwa tim Satuan Tugas (Satgas) yang menangani perkara RJA DPR ini juga sedang fokus menangani kasus dugaan korupsi suap dana hibah di Jawa Timur.
Nilai proyek pengadaan sarana kelengkapan rumah jabatan anggota DPR RI tahun anggaran 2020 tersebut diperkirakan mencapai Rp120 miliar.
Dalam perkara ini, KPK telah mencekal tujuh orang tersangka untuk bepergian ke luar negeri. Selain Indra Iskandar, mereka adalah Hiphi Hidupati (Kabag Pengelolaan Rumjab DPR), Tanti Nugroho (Dirut PT Daya Indah Dinamika), Juanda Hasurungan Sidabutar (Direktur PT Dwitunggal Bangun Persada), Kibun Roni (Direktur Operasional PT Avantgarde Production), Andrias Catur Prasetya (Project Manager PT Integra Indocabinet), dan Edwin Budiman (Swasta).
Baca Juga: Feri Amsari Curiga Banyak Kasus Korupsi Dimunculkan oleh Kekuasaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement