Anak sulung Nikita Mirzani, Laura Meizani atau akrab disapa Lolly baru-baru ini pamer kemesraan dengan pacarnya, Vadel Badjideh.
Namun pamer kemesraan yang dilakukan Lolly ini bersamaan dengan kabar kurang sedap yang menimpa sang pacar.
Vadel diketahui ditangkap oleh polisi karena terlibat dalam aksi kekerasan yang melibatkan Babinsa TNI AD, Alex Edison.
Vadel ditangkap bersama dengan dua orang rekannya di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Kamis (12/10/2023).
Menurut keterangan kepolisian, Vadel dan dua orang rekannya itu mengintimidasi dan menganiaya korban.
Buntut dari penganiayaan itu, sang korban yang merupakan Babinsa TNI AD mengalami memar di beberapa bagian tubuhnya.
Saat ini, Vadel dan kedua rekannya dikabarkan sudah ditahan dan mendapat ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Meski tengah mengalami sesuatu yang kurang menyenangkan, Lolly rupanya masih tetap memamerkan video call mesra dengan Vadel.
Terpantau pada Selasa (17/10/2023) siang di Instagram Story-nya, Lolly masih memamerkan momen manis video call mesra dengan Vadel.
Baca Juga: Toyota Kayoibako BEV Menjanjikan Masa Depan Berkelanjutan di Roda
Belum diketahui kapan video call Lolly itu dilakukan, tetapi dalam video call tersebut, Vadel terlihat masih santai tertidur di rumahnya.
Dalam video yang dibagikan Lolly di akun Instagramnya, wajah Vadel terlihat bahagia dan tertawa-tawa saat berbincang dengan Lolly.
Bahkan Lolly pun dengan santainya meminta bagaimana adegan perpisahan yang biasa mereka lakukan saat video call, yakni memberikan ciuman perpisahan.
Kemudian, Vadel yang mengetahui bahwa video call itu direkam menjadi salah tingkah dan tidak mengindahkan keinginan Lolly.
Video pun di akhiri dengan Vadel yang enggan memberikan ciuman perpisahan dan mengacungkan jari tengah yang dibalas dengan sumpah serapah dari Lolly.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026