/
Jum'at, 20 Oktober 2023 | 10:11 WIB
Ilustrasi PSK

Heboh sebuah aplikasi grup Telegram @BeverlyBabes menawarkan bule-bule cantik di Bali. Akun ini pun langsung jadi sorotan karena menjual PSK bule yang juga dijalankan di Pulau Dewata.  

Bisnis prostitusi ini ternyata juga disinyalir berjaringan di Thailand.

Bisnis Prostitusi lewat media sosial ini menawarkan open BO bagi Pekerja Seks Komersial (PSK) khusus bule bule cantik.

Akun grup Telegram @Beverly Babes, yang pertama kali membuat unggahan pada 6 Juni 2023.

"VIP Escort (wanita panggilan kelas atas)," tertulis di bio grup itu.

Berdasarkan penelusuran ternyata grup tersebut sudah memiliki anggota sebanyak 980 orang.

"Untuk wilayah Bali saja terhitung ada 17 wanita bule berparas cantik yang dijajakan dengan tarif dan layanan yang bervariasi," kata sumber tersebut.  

Sedangkan tarif bule cantik tersebut mulai dari 350 dollar Amerika per jam untuk kategori Incall (tempat yang disediakan), 400 dollar Amerika untuk outcall (panggilan ke tempat yang diinginkan pemesan). Bahkan ada yang mencapai tarif 2.000 dollar Amerika untuk Overnight (durasi panjang atau menginap).

Bahkan biodata Perempuan yang dijajakan juga tersedia untuk layanan yang diminati pria hidung belang.

Baca Juga: Dewi Perssik Meradang Gara-gara Nikita Mirzani Komentari Gaji Pilot, Sebut Soal PSK

Seperti nama-nama Angelina, Karina atau Shasha yang disebut sebagai Super Model asal Russia.

Disertakan pula tinggi badan, ukuran dada, hingga jenis servicenya. Wilayah yang dicantumkan adalah Seminyak, Uluwatu, Nusa Dua serta Canggu.

Jadi, siapapun yang ingin memesan layanan ini, bisa memilih salah satu dari wanita yang ditampilkan memiliki tubuh indah dan proporsi yang menawan tersebut melalui satu akun bernama @bh_hanna.

"Text me for order (hubungi aku untuk memesan)," tertera di grup itu dengan menandai @bh_hanna. Terpantau hingga saat ini, 112 orang anggota grup masih online atau disinyalir aktif mengakses layanan tersebut.

Terkait hal ini, Kasubdit V Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko mengatakan belum mengetahuinya. Ia menegaskan akan mengecek kebenaran bisnis prostitusi tersebut.

"Kami akan selidiki dulu," ujaenya kepada awak media melalui via WhatsApp Kamis 19 Oktober 2023

Load More