Suara.com - Prudential mengalokasikan dana $ 57 juta atau sekitar Rp 684 miliar untuk bonus kepada karyawan. Langkah itu daimbil setelah keuntungan yang diraih perusahaan asuransi terbesar kedua di Amerika itu melampaui target yang ditetapkan.
Sekitar 44.000 karyawan Prudential akan mendapatkan masing-masing bonus $ 1.300 atau sekitar Rp 156 juta. Juru bicara Prudential Bob DeFilipino mengatakan, perusahaan belum pernah memberikan bonus sebesar itu sebelumnya.
Pemberian bonus itu mempengaruhi pemasukan di kuartal keempat. Analis mengungkapkan, pemasukan Prudential akan turun 9 sen per saham. Tahun lalu, laba bersih Prudential sekitar 15,2 persen atau lebih tinggi dari target yang ditetapkan CEO John Strangfeld yaitu 13-14 persen.
Strangefeld menambahkan, karyawan baru diberitahu seputar bonus yang akan diberikan, kemarin. Prudential mempekerjakan 48.498 karyawan pada akhir 2012 dan 61 persen berada di luar Amerika Serikat.
Bonus kepada pejabat tinggi di Prudential juga terkait dengan target laba. Pada 2012, total kompensasi yang diberikan untuk bonus sebesar $ 30,7 juta. (Bloomberg)
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar