Suara.com - Daiwa House Industry Co berencana menanam modal sebesar 1,48 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp17triliun di sektor properti di Amerika Serikat. Daiwa House Industry Co merupakan perusahaan properti terbesar di Jepang berdasarkan nilai pasar.
Jumlah investasi itu lebih besar tiga kali dibandingkan dana yang disiapkan untuk investasi di luar negeri guna meningkatkan pendapatan. Daiwa akan membangun perumahan di Texas dan mengalokasikan dana selama tiga tahun ke depan.
Perusahaan Jepang tersebut menargetkan bisa meraih pemasukan 50 miliar yen atau sekitar Rp6 triliun pada Maet 2019. Populasi penduduk Jepang yang terus menyusut membuat perusahaan properti seperti Daiwo mencari pasar di luar negeri.
Texas merupakan wilayah yang diincar Daiwo untuk bisa meningkatkan pendapatan perusahaan.
“Investasi yang dilakukan Daiwo sangat agresif dan sepertinya sedikit berisiko,” kata Masahiro Mochizuki, analis dari Credit Suisse Group AG.
Daiwo menargetkan generasi Y untuk membeli rumah yang mereka bangun. Generasi Y adalah mereka yang lahir antara 1975 hingga 1989. Generasi Y dinilai sebagai pangsa pasar yang mendukung bisnis investasi mereka di Texas. (Bloomberg)
Berita Terkait
-
Momen Turunnya Harga Emas, Kesempatan Borong Investasi Jangka Panjang
-
Skema Ponzi Berbaju Syariah? Bongkar Modus Penipuan yang Mengelabui Investor Muslim
-
Demi Saingi Singapura-Dubai, Purbaya Kasih Insentif Pajak 0% hingga 50 Tahun ke Investor PFII
-
Kenalan dengan Tren Baru Investasi Digital untuk Investor Pemula
-
Sebagian Himbara Tak Lagi Miliki Bisnis Manajer Investasi, Sahamnya Dipegang Danantara
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim