Suara.com - Setelah sempat diwarnai aksi jual secara besar-besaran, indeks saham di bursa Asia kembali bergerak naik. Krisis politik yang terjadi di Ukraina tidak terlalu memberikan sentiment negatif kepada pasar. Selain indeks yang semakin perkasa, nilai tukar dolar dan euro juga naik.
Indeks Topix di Tokyo naik 0,47 persen atau 69,25 poin ke level 14.721,48, indeks di Sidney juga bertambah 0,29 persen ke level 5.400,2 dan indeks Hang Seng di Hongkong melompat 0,7 persen atau 156,96 ke level 22.657,63.
“Sentimen negatif terhadap krisis yang terjadi di Ukraina kemungkinan besar telah berlalu,” kata Norihiro Fujito, analis dari Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities.
Kemarin, saham di bursa efek dunia anjlok setelah parlemen Rusia memberikan izin kepada Presiden Vladimir Putin untuk mengirim pasukan ke Crimea, semenanjung di bagian tenggara Rusia yang masuk ke wilayah Ukraina. Pengiriman tentara itu menyusul digulingkannya Presiden Ukraina Victor Yanukovych oleh parlemen.
Di Shanghai, indeks Shanghai Composite naik tipis 0,18 poin ke level 2.071,47. Sedangkan indeks Kospi di Korea Selatan bertambah 0,54 persen atau 10,58 poin ke level 1.954,11.
Sementara itu, indeks di Bursa Efek Indonesia kembali menembus level 4.600. Pada sesi penutupan perdagangan Selasa (4/3/2014) sore, IHSG ditutup di level 4.601,284, naik 0,3 persen. IHSG sempat menembus titik terendah di level 4.568 sebelum akhirnya menguat. Volume perdagangan 4 miliar lot dengan nilai transaksi Rp4,9 triliun. (Bloomberg/RTI)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123