Suara.com - Setelah sempat menembus level 4.708 Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia akhirnya kembali ke zona merah. Pada sesi penutupan perdagangan Jumat (7/3/2014), IHSG turun tipis, 1,967 poin (0,04) ke level 4.685,89.
Volume perdagangan mencapai 5,5 miliar lot saham dengan nilai Rp7,7 triliun. 149 saham bergerak naik, 126 saham turun dan 89 saham stagnan. Sejumlah saham yang naik antara lain Erajaya Swasembada, Lippo Karawaci dan Bumi Serpong Damai. Sedangkan saham yang turun antara lain Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri dan Wijaya Karya.
Sementara itu, indeks di sejumlah negara di Asia meneruskan penguatannya. Indeks Kospi di Korea Selatan bertambah 0,94 poin ke level 1.974,68. Di Cina, indeks Shanghai Composit melemah 1,67 poin ke level 2.057,91 dan indeks Hang Seng di Hongkong naik tipis 0,19 poin ke level 22.660,49.
Di Filipina, indeks turun 0,54 persen ke level 6.841 dan di Taiwan indeks juga turun tipis 0,17 poin ke level 8.713,96. Indeks Topix di Jepang naik 8,61 poin atau 0,7 persen lebih tinggi pada level 1.236,97. Indeks Nikkei 225 naik 139,32 poin atau 0,92 persen menjadi 15.274,07, yang merupakan posisi tertinggi sejak 29 Januari. (Bloomberg/Reuters)
Berita Terkait
-
Gegara Rupiah IHSG Kebakaran Hingga 2%, 531 Saham Merah
-
IHSG Bangkit Menghijau Kamis Pagi, Cek Saham yang Cuan
-
9 Daftar Saham RI yang Hanya Dikuasai Segelintir Orang, Jadi Catatan Merah MSCI
-
Target Irit Menko Yusril: Naikkan Indeks Pembangunan Hukum Cuma 0,01 Poin, Emang Berarti?
-
BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara
-
7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?
-
Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital
-
Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China
-
Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor
-
Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta
-
Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret
-
Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI
-
Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya
-
Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO